Suara.com - Bimasakti memiliki 100 miliar bintang dan sebagian besar memiliki planet yang mengorbitnya. Dengan jumlah seperti itu, secara statistik seharusnya ada peradaban asing di luar sana.
Melalui proyek Breakthrough Listen dari survei SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), para ilmuwan mengamati 60 juta bintang menuju pusat galaksi untuk mencari peradaban alien.
Tim mengumpulkan 600 jam data menggunakan Green Bank Radio Telescope di West Virginia dan Parkes Radio Telescope milik CSIRO di Australia.
Dalam pengamatan yang dipublikasi di The Astronomical Journal, tim tidak menemukan sinyal apa pun.
Namun, para ahli mendeteksi sinyal yang sengaja dipancarkan, yang dikenal sebagai technosignatures seperti sinyal optik atau gelombang mikro dalam pencarian ini.
Meskipun tidak menemukan alien, survei tersebut menunjukkan pencapaian teknologi pencarian peradaban alien di luar angkasa.
"Kami membandingkan sensitivitas survei kami dengan beberapa survei SETI terkemuka dan menunjukkan bahwa survei kami memiliki sensitivitas yang luar biasa dengan rentang frekuensi yang belum pernah dieksplorasi," tulis para ahli.
Dilansir dari IFL Science, Jumat (7/5/2021), tidak ada cara pasti untuk mencari kehidupan alien. Tetapi mencari technosignatures yang lebih mudah ditemukan membuat para ahli menaruh harapan untuk menemukannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo