Suara.com - Rencana Facebook untuk merilis aplikasi Instagram khusus anak-anak di bawah usia 13 tahun atau Instagram for Kids ditentang sejumlah pihak, termasuk jaksa agung.
Penolakan ini disampaikan langsung lewat surat terbuka dari Asosiasi Nasional Jaksa Agung Nasional di Amerika Serikat.
Surat tersebut ditandatangani oleh 44 jaksa agung di level pemerintah negara bagian. Bahkan, jaksa agung di negara bagian AS seperti Guam, Puerto Rico, dan Northern Mariana Island juga ikut berpartisipasi di surat terbuka.
"Tampaknya Facebook tidak menanggapi kebutuhan, tetapi malah membuatnya hanya karena platform ini menarik, terutama bagi anak-anak yang tidak atau tidak akan memiliki akun Instagram," tulis surat tersebut, dikutip dari The Verge, Minggu (16/5/2021).
"Jaksa Agung mendesak Facebook untuk membatalkan rencananya meluncurkan platform baru ini," tambahnya.
Rencana Facebook untuk merilis Instagram khusus anak sudah beredar sejak Maret lalu. Bahkan, perusahaan telah mengkonfirmasi bahwa rencana ini memang bakal dilaksanakan.
Menurut email internal yang dibocorkan, platform ini dilaporkan sebagai proyek prioritas perusahaan. Namun Facebook bersikeras bahwa saat itu mereka tidak membuat timeline untuk merilis aplikasi tersebut.
Meskipun surat terbuka ini tidak memiliki kekuatan hukum formal, surat ini menekankan risiko hukum signifikan yang akan dihadapi Facebook apabila tetap menjalankan aplikasi Instagram khusus anak.
Sebab di Amerika Serikat, anak-anak di bawah 13 tahun tunduk pada perlindungan hukum di bawah Children's Online Privacy Protection Act (COPPA). Aturan ini bersifat sangat ketat terhadap pengumpulan data pribadi anak-anak di bawah umur.
Baca Juga: Instagram Bakal Hadirkan Dukungan Unggah Foto dari Desktop
Banyak media sosial yang kemudian mematuhi tindakan tersebut dan melarang anak-anak di usia 13 tahun menggunakan aplikasi. Namun hal itu tidak sepenuhnya melindungi mereka dari tindakan regulasi.
Di sisi lain, Facebook menyatakan bahwa mereka tidak akan memakai Instagram for Kids untuk menampilkan iklan yang ditargetkan ke anak-anak. Namun mereka tidak menolak bahwa perusahaan sedang mengembangkan aplikasi tersebut.
"Kami baru saja mulai menjelajahi versi Instagram untuk anak-anak," kata Andy Stone selaku perwakilan Kebijakan Facebook.
"Kami setuju bahwa pengalaman apa pun yang kami kembangkan harus memprioritaskan keselamatan dan privasi mereka, dan kami akan berkonsultasi dengan para ahli dalam perkembangan anak, keselamatan anak, dan kesehatan mental, juga pendukung privasi untuk menginformasikannya," tambah Stone.
Lebih lanjut, Facebook berharap bisa bekerja sama dengan legislator dan regulator, termasuk jaksa agung.
"Kami berkomitmen untuk tidak menampilkan iklan dalam pengalaman Instagram apa pun yang kami kembangkan untuk pengguna yang berusia di bawah 13 tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dari Rental PS ke Panggung Dunia, Atta Halilintar Ungkap Difollow Ronaldo hingga Dihubungi Ribery
-
Buku Itu Dibaca Isinya, Bukan Cuma untuk Menghias Feed Instagram Biar Kelihatan Keren
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
Nora Alexandra Murka Lagi, Namanya Dicatut Iklan Obat Pembesar Alat Vital: Menjijikan
-
Telkomsel Hadirkan Instagram Basic Mode di SIMPATI, Tetap Bisa Akses IG Meski Kuota Habis
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh