Suara.com - Natalia merupakan hero Assassin yang sangat diwaspadai di Mode Rank Mobile Legends. Rumor teranyar mengklaim bahwa Natalia bisa mendapatkan skin terbaru.
Beberapa akun fanspage hingga leaker gaming Mobile Legends mulai memamerkan wallpaper mengenai Natalia dengan skin yang tak biasa. Rumor yang beredar memperkirakan bahwa itu bisa menjadi Skin Epic atau mungkin Collector hero Natalia Mobile Legends.
Akun leaker gaming Mobile Legends populer, @dafrixkun mengunggah foto mengenai Natalia yang siap menyerang dengan efek penghancuran permukaan tanah.
"Natalia Skin Epic Warrioress Paragon," tulis akun @dafrixkun. Sementara akun lain bernama @grangerml juga membocorkan gambar yang sama namun dengan tambahan model surveinya.
"Upcoming New Skin Natalia. Prediksi rilis September," tulis @grangerml dalam caption-nya. Hero Natalia cukup favorit mengingat ia masih tampil di ajang pro scene MPL hingga M2.
Assassin satu ini juga sangat efektif untuk melakukan counter menghadapi beberapa Marksman dengan Damage merepotkan.
Natalia sudah mempunyai beberapa skin termasuk Bright Claw (Basic), Glass Blade, Phantom Dancer, Deadly Mamba (Elite), Midnight Raven (Special), Grim Strangler (Special), dan Cyber Spetre (Special).
Hingga saat ini, Natalia memang masih belum memiliki skin varian Epic atau Collector. Perlu diketahui, Moonton cukup rajin dalam memberikan skin terbarunya. Pada bulan Mei, Moonton juga menggelar event Grand Collection yang menghadirkan Skin Collector Yu Zhong Blood Serpent.
Jika skin merupakan Epic, maka harganya dipastikan lebih murah (setidaknya di bawah 900 diamond). Sebenarnya Collector juga bisa didapatkan dengan harga murah, asal pemain mempunyai tingkat keberuntungan super tinggi saat Draw.
Baca Juga: Hadirkan Efek Menawan, Trailer Kyojuro di Game Demon Slayer Terungkap
Meski begitu, rata-rata skin Collector membutuhkan lebih dari 1.000 hingga ribuan diamond. Melalui statistik di situs resmi Mobile Legends, Natalia merupakan Assassin yang sangat diwaspadai pada Mode Rank. Ia mempunyai persentase memperoleh Ban sebanyak 52,85 persen.
Angka tersebut membuat Natalia meraih posisi sebagai hero paling banyak memperoleh Ban saat Mode Rank. Lima besar hero yang mempunyai persentase terbanyak mendapatkan Ban pada Mei 2021 yaitu Natalia, Paquito, Benedetta, Phoveous, dan Brody.
Beberapa hal di atas masih sebatas bocoran sehingga kita perlu menanti konfirmasi dari Moonton terkait skin terbaru hero Natalia Mobile Legends.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile 12 Maret 2026, Daftar Bintang TOTW & Peluang Emas Dapat Icon Pele
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
-
Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan
-
5 HP Samsung yang Cocok untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
-
Terpopuler: 8 HP Kamera Terbaik di Kelasnya Mulai Rp1 Jutaan, Kode Redeem FF Max Banjir Hadiah
-
PP Tunas Batasi Anak Main Medsos, Menteri PPPA Usul Balik ke Permainan Tradisional
-
Usai PP Tunas, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Batasi Gawai untuk Anak Sekolah
-
Aktor & Musisi Iqbaal Ramadhan Jadi Brand Ambassador Ugreen di Indonesia
-
PP Tunas Terbit, Komdigi Klaim Bisa Lindungi 70 Juta Anak di Bawah Umur dari Medsos