Suara.com - Penggemar Google Photos akan terkejut bulan depan. Hingga saat ini, kamu masih dapat mengunggah gambar tanpa dialhikan ke cloud dan bebas biaya sepeser pun.
Meskipun Google selalu memiliki batas 15GB untuk gambar dan video beresolusi tinggi dan tidak terkompresi, tidak masalah membiarkan kita semua mengirim foto smartphone (16MP atau lebih rendah) ke server online secara gratis.
Perlu dikatakan, ini telah membantu menjadikan Google Photos sebagai salah satu alat manajemen foto paling populer yang tersedia.
Bagi mereka yang khawatir kehilangan semua foto keluarga atau liburan jika mereka salah meletakkan (atau merusak) ponsel cerdas mereka, cadangan cloud tanpa akhir dan tidak terbatas merupakan nilai tambah yang besar.
Semua itu berubah!
Sayangnya, mulai 1 Juni 2021 dan seterusnya, semua gambar dengan apa pun kualitas yang diunggah, akan menghabiskan jatah 15 GB itu.
Dilansir laman Express, Senin (24/5/2021), setelah mencapai batas itu, kamu harus membayar untuk menambahkan lebih banyak penyimpanan melalui layanan Google One.
Harga untuk ruang ekstra mulai dari 1,59 poundsterling atau sekitar Rp 32.308 per bulan untuk 100GB, 2,49 poundsterling atau kisaran Rp 50.586 untuk 200GB atau 7,99 poundsterling atau senilai Rp 162.322 untuk 2TB.
"Mulai 1 Juni 2021, konten berkualitas tinggi dan ekspres akan diperhitungkan dalam penyimpanan Akun Google Anda. Setelah mencapai batas penyimpanan, kamu dapat berlangganan ke Google One (jika tersedia ) penyimpanan tambahan atau hapus konten, untuk melanjutkan dengan opsi penyimpanan gratis di Foto," jelas Google.
Baca Juga: Fitur Salin Teks Foto Google Lens Kini Bisa Dipakai di Desktop
Perlu dicatat bahwa gambar apa pun yang diunggah sebelum 1 Juni tidak akan dihitung dalam batas 15GB itu, jadi ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk memilah-milah album keluarga mu dan menayangkannya secara online.
Selain perubahan penyimpanan besar yang mulai berlaku bulan depan, ada pembaruan besar lain yang harus diketahui pengguna Google.
Itu karena perusahaan AS mengatakan Gmail, Google Photos, dan konten Google Drive dapat dihapus kecuali kamu mengikuti aturan baru.
Untuk mengatasi masalah data ini, Google sekarang memberi pengguna waktu dua tahun untuk masuk ke akun mereka.
Siapa pun yang menjauh selama lebih dari 24 bulan kemudian dapat melihat hal-hal menghilang dengan Google memiliki opsi untuk mulai menghapus konten.
"Jika Anda tidak aktif selama 2 tahun (24 bulan) di Gmail, Drive, atau Foto, kami dapat menghapus konten di produk yang Anda nonaktifkan. Jika Anda melebihi batas penyimpanan selama 2 tahun, kami mungkin hapus konten Anda di Gmail, Drive, dan Foto," kata perusahaan itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya