Suara.com - Tiga peneliti di laboratorium China yang telah diteliti sebagai kemungkinan titik asal pandemi virus Corona, diketahui dirawat di rumah sakit pada November 2019.
Dilansir laman New York Post, mengutip The Wall Street Journal, Selasa (25/5/2021), mengutip pejabat AS melaporkan bahwa intelijen yang dikumpulkan oleh "mitra internasional" mengonfirmasi bahwa pekerja di Institut Virologi Wuhan jatuh sakit dengan gejala konsisten dengan Covid-19. dan penyakit musiman yang umum, pada musim gugur 2019.
Para pejabat terpecah karena kekuatan intelijen, dengan yang satu mengatakan kepada WSJ bahwa itu membutuhkan lebih banyak pembuktian.
Lainnya mengatakan bahwa itu adalah "kualitas yang sangat bagus" dan "sangat tepat." Keduanya mengatakan intelijen berhenti mengonfirmasi bahwa para peneliti telah tertular virus corona.
Banyak pakar kesehatan percaya virus corona mulai beredar di kota Wuhan di China tengah pada November 2019.
Pihak berwenang di Beijing memperkirakan kasus pertama yang dikonfirmasi hingga 8 Desember tahun itu.
Teori bahwa virus corona secara tidak sengaja bocor dari Institut Virologi Wuhan ke populasi yang lebih luas, telah mendapatkan kepercayaan sebagai penjelasan yang layak dalam beberapa pekan terakhir.
Hal ini menyusul investigasi dan laporan yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang disusun dengan bantuan pemerintah China, banyak negara lain tidak puas.
China telah berkontribusi pada kecurigaan tersebut, dengan laboratorium tidak merilis catatan terkait pekerjaannya pada virus corona pada kelelawar.
Baca Juga: Ada Dua Teori Asal Usul Virus Corona, Peneliti Serukan Penyelidikan
Sementara itu, Beijing telah mendorong serangkaian teori liar, termasuk bahwa virus corona menyebar melalui kemasan makanan beku impor dan berasal dari fasilitas penelitian biomedis di Fort Detrick di Maryland.
Awal bulan ini, sekelompok ilmuwan dari seluruh dunia menolak kesimpulan WHO bahwa kebocoran laboratorium "sangat tidak mungkin" - dengan alasan dalam jurnal Science bahwa teori itu "dapat dijalankan" dan layak mendapatkan "penyelidikan yang tepat".
Sementara itu, Partai Republik mendesak pejabat kesehatan federal untuk merinci apa yang dilakukan Institut Virologi Wuhan dengan uang hibah dari National Institutes of Health (NIH).
Berita Terkait
-
Peneliti Swis Kubur Ribuan Celana Dalam, Untuk Apa?
-
Heboh soal Vaksin Nusantara, Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI
-
Eks Menkes Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara: Peneliti Berpikir Inovatif
-
Dahlan Iskan Menceritakan Perjalanan Vaksin Nusantara
-
Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik
-
Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB
-
Cara Hemat Beli Pulsa dan Token PLN, ShopeePay Tawarkan Promo Mulai Rp1
-
Bujet Rp2 Jutaan Dapat HP Apa? Ini 6 Pilihan Terbaik di 2026 untuk Multitasking Lancar
-
Catat Tanggalnya! Galaxy Unpacked 22 Juli 2026 Samsung Siap Ungkap Hp Lipat dengan Fitur AI Terbaru
-
vivo Y500 Tantang Standar Smartphone Kelas Menengah, Usung Baterai 8100mAh dan AMOLED 1,5K
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Klaim Bundle Spesial dan Diamond Gratis
-
6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah
-
Cari HP Midrange selain Xiaomi 17T? Ini 3 Pilihan yang Tak Kalah Mantap
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Dirilis, Tablet AI Snapdragon 8s Gen 4 dengan WPS Office PC Level