- Harga laptop dan PC Lenovo diprediksi naik mulai Maret 2026 mendatang.
- Kenaikan harga dipicu krisis chip memori akibat lonjakan permintaan teknologi AI.
- Konsumen disarankan melakukan pembelian sebelum akhir Februari untuk mengunci harga lama.
Suara.com - Fenomena krisis chip serta memori bakal semakin terasa dalam waktu dekat. Laporan industri mengklaim bahwa harga PC dan laptop Lenovo akan mengalami kenaikan harga pada Maret 2026 di Amerika Utara.
Meski begitu, tak menutup kemungkinan 'peringatan awal' di Amerika Utara juga menimpa beberapa wilayah global.
Sebagai informasi, belasan ponsel sudah meluncur di Indonesia pada Januari dan Februari 2026. Sebagian dari smartphone tersebut mengalami kenaikan harga dibanding generasi pendahulu.
Fenomena tersebut kemungkinan besar juga terjadi pada beberapa brand laptop, termasuk Lenovo.
Perusahaan bersiap melakukan perubahan harga terkait kebijakan pemesanan untuk Intelligent Devices Group (IDG), yang bertanggung jawab atas PC seperti desktop, laptop, dan tablet.
Kebijakan juga berdampak pada Infrastructure Solutions Group (ISG), termasuk solusi layanan server.
Menurut laporan CRN, Lenovo baru saja memberikan peringatan kepada para mitranya bahwa kenaikan harga akan segera terjadi terutama pada produk PC dan server. Kenaikan harga efektif berlaku mulai bulan Maret 2026.
Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap kondisi pasar, terutama akibat krisis harga chip memori (DRAM) yang tak kunjung usai. Biang keladinya? Tidak lain adalah ledakan popularitas AI yang masif.
Pembangunan pusat data AI di seluruh dunia telah menyedot pasokan chip memori, menyebabkan kelangkaan dan lonjakan biaya yang tajam untuk komponen krusial. Akibatnya, para produsen PC seperti Lenovo tidak punya pilihan lain.
Baca Juga: Review Lenovo IdeaPad 5 2-in-1: Fleksibel dan Kencang, Apakah Worth It?
"Kami benar-benar harus menyesuaikan dan terus menyesuaikan [harga]. Tidak ada jalan lain," kata Presiden Lenovo Amerika Utara, Ryan McCurdy dikutip dari CRN dan TechPowerUP.
Ini adalah sentimen yang juga dirasakan oleh pemain besar lainnya seperti HPE dan Cisco, yang menandakan bahwa itu adalah masalah industri lebih luas.
Lenovo menyarankan para mitra dan konsumen untuk melakukan pembelian sebelum akhir Februari untuk mengunci harga sekarang.
Namun, ada satu catatan penting. Menurut surat yang beredar, Lenovo berhak menghitung ulang harga untuk pesanan yang diterima sebelum akhir Februari tetapi belum terkirim hingga 31 Maret.
Ini menjadi semacam "celah" yang memberi mereka fleksibilitas jika biaya komponen terus melonjak.
Pada unit bisnis servernya, Lenovo bahkan memperpendek masa berlaku penawaran harga menjadi hanya 14 hingga 30 hari, menunjukkan betapa fluktuatifnya pasar saat ini.
Langkah Lenovo untuk berkomunikasi secara terbuka sebelum kenaikan harga diberlakukan patut diapresiasi, memberi kesempatan bagi konsumen untuk bertindak.
Berita Terkait
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
4 Series iPhone Ini Lagi Turun Harga! Cek Update Harga Terbarunya di Sini
-
Samsung Luncurkan Laptop Galaxy Book6 Series, Usung Prosesor Baru Intel 18A
-
Samsung Galaxy Tab A11 Kids Pack: Tablet Aman, Tangguh dan Menyenangkan untuk Teman Belajar Anak
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja