Suara.com - Keluarga seri A dari Oppo segera kedatangan perangkat baru yaitu Oppo A16. Jelang kedatangannya, sejumlah bocoran terkait Oppo A16 sudah santer beredar. Salah satunya menyebut jika perangkat ini akan menggunakan baterai jumbo berkapasitas 5.000 mAh.
Perangkat Oppo A16 dipastikan sebagai penerus seri Oppo A15 dan Oppo A15s yang dirilis pada tahun 2020 lalu. Wajar saja lalu jika spesifikasi kedua perangkat ini justru tidak jauh berbeda satu sama lain.
Dilansir dari GSM Arena, beradasarkan sejumlah sertifikasi yang telah dikantongi Oppo A16, perangkat ini menggunakan baterai 5.000 mAh yang disempurnakan dengan pengisian daya 10W.
Soal jeroan, Oppo A16 cukup ciamik dengan sistem ColorOS 11.1 yang diduetkan dengan Android 11. Walaupun sudah ada sejumlah bocoran mengenai jeroannya, belum diketahui dengan pasti mengenai chipset yang akan menjadi pusat tenaga Oppo A16.
Sebagai perbandingan, Oppo A15 dan Oppo A15s yang rilis sebelumnya menggunakan chipset MediaTek Helio P35 yang dipadukan dengan RAM 2 GB, 3 GB dan 4 GB serta memori internal 32 GB, 64 GB dan 128 GB.
Mengenai kamera Oppo A15 dan Oppo A15s yang rilis sebelumnya dibekali dengan sensor utama beresolusi 13 MP serta sensor 2 MP lainnya. Tidak menutup kemungkinan jika seri A baru dari Oppo ini akan mengandalkan sensor yang sama.
Sebelum akhirnya rilis, Oppo A16 telah mengantongi sejumlah sertifikasi seperti FCC dan beberapa sertifikasi dari negara-negara lainnya yaitu Singapura, China dan India.
Berdasarkan kemunculannya di lembaga sertifikasi India, Oppo A16 akan dijual dengan harga sekitar 10.000 rupee atau sekitar Rp 1,9 jutaan saja. Dengan harga ini, Oppo A16 kemungkinan akan mengisi kelas HP murah dari keluarga Oppo.
Walaupun sudah banyak bocoran terkait Oppo A16, belum diketahui kapan Oppo akan memperkenalkan perangkat anyar dari keluarganya ini.
Baca Juga: Tesla Buka Stasiun Recharging Baterai EV di Tanggal Cantik Kalender China
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan