Suara.com - LG telah mengonfirmasi keluar dari bisnis smartphone dan tablet pada April lalu.
Namun, perusahaan baru benar-benar menghentikan operasinya mulai 31 Mei 2021.
Sesuai laporan GSM Arena, Selasa (1/6/2021), LG akan mengalihkan pabrik produksi mobile menjadi peralatan rumah tangga.
Perusahaan juga memindahkan para karyawan dari divisi seluler agar tetap bekerja di fasilitas LG tersebut.
Sebagai contoh, pabrik LG yang berlokasi di Hai Phong, Vietnam, sebelumnya diperuntukkan untuk memproduksi TV, alat rumah tangga, hingga smartphone.
Kini pabrik tersebut akan menjadi tempat untuk memproduksi TV, alat rumah tangga, sekaligus dipakai oleh anak perusahaan LG Innotek dan LG Display memproduksi modul dan layar kamera.
Selain itu, sebagian karyawan juga sudah mulai dialihkan dari divisi seluler ke divisi tersebut.
Rencananya, LG akan memindahkan secara keseluruhan pada Juli mendatang.
Keputusan LG untuk mengalihkan bisnis smartphone ke peralatan rumah tangga dinilai tepat.
Baca Juga: Duhh! Divisi Mobile Bangkrut, LG Keluar dari Bisnis Ponsel
Sebab, perangkat rumah tangga yang diproduksi LG malah menguntungkan perusahaan hingga 6,3 miliar dolar AS atau Rp 89,8 triliun di kuartal dua mendatang.
Di kuartal sebelumnya, LG berhasil menduduki puncak dari perusahaan saingannya, Whirlpool, pada kuartal satu lalu.
Diperkirakan untuk kuartal dua selanjutnya LG tetap di atas dan terus berlanjut hingga akhir tahun.
Meskipun sudah bangkrut dari bisnis smartphone, LG menjanjikan tetap memberikan pembaruan software selama tiga tahun ke depan.
Beberapa ponsel seperti LG seri Q akan mendapatkan sistem operasi Android 12.
Sementara model flagship terbaru lainnya akan mendapatkan OS Android 13.
Pengguna juga dapat menerima layanan purna jual selama empat tahun sejak tanggal pembuatan perangkat.
Di sisi lain, Apple Korea sedang mencoba untuk memikat pemilik LG saat ini dengan program tukar tambah.
Mereka menawarkan 150.000 won Korea atau Rp 1.9 juta untuk menukar ponsel LG dengan iPhone 12 atau 12 Mini baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris