Suara.com - Pesawat luar angkasa Juno milik NASA akan berkesempatan melintasi salah satu bulan Jupiter sekaligus bulan terbesar di tata surya, Ganymede, pada 7 Juni pukul 13:35 EDT atau 8 Juni di wilayah Indonesia.
Pesawat luar angkasa itu akan meluncur hanya 1.038 km di atas permukaan Ganymede untuk mengumpulkan sejumlah pengamatan.
"Juno memiliki seperangkat instrumen sensitif yang mampu melihat Ganymede dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Saat terbang dengan jarak dekat, kita akan mendapatkan penjelajahan Ganymede ke abad ke-21," kata Scott Bolton, ilmuwan luar angkasa di Southwest Research Institute.
Ganymede merupakan objek yang menarik bagi para ilmuwan. Meskipun statusnya sebagai bulan, Ganymede lebih besar dari Merkurius dan satu-satunya bulan yang memiliki medan magnet.
Sampai saat ini, satu-satunya pesawat luar angkasa yang dapat melihat Ganymede dengan baik adalah Voyager NASA pada 1979 dan pesawat luar angkasa Galileo yang terbang melintas pada 2000.
Bulan raksasa ini telah dijadikan target untuk misi selanjutnya yang disebut Jupiter Icy Moons Explorer (JUICE) oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) dan dijadwalkan meluncur pada 2029.
Namun, itu waktu yang lama untuk menunggu. Perlintasan Juno kali ini akan memberikan kesempatan bagus, mengingat pesawat luar angkasa yang diluncurkan pada 2011 itu memiliki teknologi lebih kuat daripada Voyagers dan Galileo.
Selama terbang melintas, beberapa instrumen Juni akan mengamati Ganymede, termasuk iga kamera yang berbeda, instrumen radio, Ultraviolet Spectrograph (UVS), instrumen Jovian Infrared Auroral Mapper (JIRAM), dan Microwave Radiometer (MWR).
Dilansir dari Space.com, Senin (7/6/2021), dengan data yang dihasilkan nanti, para ahli berharap dapat menggunakannya untuk mengidentifikasi bahan-bahan berbeda di bagian yang lebih terang dan lebih gelap dari cangkang es Ganymede.
Baca Juga: NASA Turun Tangan Selidiki Penampakan UFO
Selain Ganymede, Juno juga akan terbang lintas melalui Jupiter dengan kecepatan 129.600 mph.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc
-
2 Tablet Oppo Terbaru Segera Rilis, Fitur Mewah dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
RedMagic 11s Pro Lolos Sertifikasi, Calon HP Gaming Gahar dengan Chipset Kencang
-
5 Tablet Murah di Bawah Rp2 Juta yang Anti Lag buat Multitasking Harian
-
Link dan Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Begini Langkah Pendaftaran Online
-
Xiaomi Smart Steam Air Fryer 7L Siap Rilis, Kontrol Memasak Canggih lewat HyperOS
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug