Suara.com - Huawei mengumumkan HMS Core 6.0 dalam acara peluncuran HMS Global Application Innovation Competition (Apps UP).
Melalui acara tersebut, Huawei mendorong pengembang global untuk mengintegrasikan kemampuan terbuka Huawei HMS Core untuk mengembangkan aplikasi inovatif.
Menurut laporan, hingga akhir Mei 2021, jumlah pengembang terdaftar Huawei telah melampaui empat juta. Selain itu, jumlah aplikasi yang mengintegrasikan HMS Core secara global melebihi 134.000 aplikasi.
Huawei berharap dapat menggunakan peluncuran global HMS Core 6.0 untuk meningkatkan ekosistem aplikasinya.
Untuk meningkatkan hal itu, perusahaan meluncurkan Application Innovation Competition (Apps UP) yang mengundang pengembang untuk membuat aplikasi baru yang berbasis di sekitar HMS Core.
Pengembang dari China, Eropa, Amerika Latin, Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika dapat berpartisipasi. Huawei menyiapkan hadiah uang sebesar 1 juta dolar AS, tetapi perusahaan juga akan menawarkan penghargaan, termasuk dukungan pemasaran, sumber daya cloud, hingga insentif untuk menggunakan sistem pembayaran HMS Core.
"Dengan bantuan Huawei HMS Global Application Innovation Competition, Huawei berharap dapat merangsang kekuatan inovasi pengembang aplikasi global dan menghadirkan aplikasi serta layanan yang lebih cerdas. Kami akan terus memperkaya ekosistem HMS," kata Huawei, seperti dikutip dari Gizchina pada Sabtu (12/6/2021).
Saat ini, ekosistem HMS Huawei telah menjadi ekosistem aplikasi seluler terbesar ketiga di dunia.
HMS Core membuka lebih dari 60 kemampuan untuk pengembang dan menyediakan lima layanan root engine untuk peta, pencarian, pembayaran, penjelajahan, dan periklanan.
Baca Juga: Alasan Anda Harus Segera Pindah ke Aplikasi Akuntansi Online
Hal ini dapat membantu aplikasi mendapatkan lebih banyak pengguna, aktivitas yang lebih tinggi, dan kesuksesan bisnis yang lebih efisien.
Saat ini, Huawei Cloud dan Huawei Terminal Cloud Services akan menghadirkan lebih banyak fitur untuk pengembang global. Target perusahaan adalah mengglobalisasikan HMS Core dan tidak ingin layanan ini hanya untuk wilayah China.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Install Aplikasi Android di Luar Google Play Store, Ini Langkah Amannya
-
Apa itu Pintar BI? Layanan Penukaran Uang Online Menjelang Lebaran 2026
-
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile
-
5 Aplikasi Jadwal Salat dengan Azan Otomatis, Bikin Ibadah Ramadan Makin Lancar
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
10 HP Android Terkencang AnTuTu Februari 2026: iQOO Memimpin, RedMagic dan Vivo Bersaing
-
iQOO Z11x 5G Meluncur Pekan Depan, Klaim Skor AnTuTu Tinggi dan Baterai Awet
-
57 Kode Redeem FF Terbaru 3 Maret 2026, Banjir Reward Spesial Ramadan Gratis
-
Kronologi Kasus Fadila, Viral Oknum Istri TNI Diduga Selingkuh dengan 13 Prajurit
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Hadiah Ramadan Gratis
-
Spesifikasi iPad Air 2026 M4: Tablet Tipis dengan AI, Cocok untuk Konten Kreator
-
HP Flagship 'Murah' iPhone 17e Pakai Chip Apple A19, Bisa Main Game Berat Apa Saja?
-
Daftar Harga MacBook Terbaru Maret 2026, Lengkap Air hingga Pro
-
5 Rekomendasi TWS Baterai Tahan Lama 2026, Ada yang Awet 56 Jam
-
Ratusan Siswa Tewas, PBB Kutuk Pengeboman Israel yang Mengenai Sekolah di Iran