Suara.com - Di tengah tren belanja digital yang makin sat set, memiliki limit yang longgar di aplikasi andalan tentu jadi impian banyak orang. Mulai dari urusan ganti gadget kerja, memborong perlengkapan rumah, sampai menutup pengeluaran mendadak yang datang tanpa diundang, semuanya terasa jauh lebih tenang kalau isi dompet darurat kita mencukupi.
Sayangnya, banyak pengguna baru yang sering merasa limit awal mereka terasa ngepas dan kurang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan yang besar. Keluhan seperti ini sebenarnya sangat wajar karena sistem biasanya akan memberikan limit ramah pengguna di awal sebagai tahap perkenalan. Namun, kamu tidak perlu berkecil hati karena plafon limit ini bisa terus meroket seiring waktu asalkan kamu tahu celah dan strategi yang tepat.
Kenali Tingkatan dan Batas Maksimal Limitmu
Sebelum mengatur strategi untuk memperbesar amunisi finansial, langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah mengenali target dan batas maksimal yang disediakan oleh penyedia aplikasi buy now paylater. Sebagai contoh, platform tepercaya seperti Kredivo menyediakan beberapa tingkatan akun yang bisa dipantau langsung melalui dasbor aplikasi.
- Akun Starter: Menyediakan fasilitas bayar dalam tenor 1 bulan dengan limit dasar hingga Rp1.000.000.
- Akun Basic: Memberikan fleksibilitas lebih dengan tenor 1 dan 3 bulan serta batas limit hingga Rp3.000.000.
- Akun Premium: Tingkatan tertinggi yang membuka seluruh akses fitur belanja dengan plafon limit jumbo hingga Rp50.000.000 dan suku bunga kompetitif mulai dari 1,99% saja per bulan.
Jika posisi akunmu saat ini masih berada di level Starter atau Basic, maka langkah awal yang paling krusial adalah melakukan upgrade terlebih dahulu ke akun Premium agar gerbang menuju limit 50 juta terbuka lebar.
Trik Jitu Menaikkan Limit Melalui Aplikasi dan Toko Offline
Setelah akunmu berada di level Premium selama minimal 3 bulan, kamu bisa mulai menerapkan trik taktis untuk memicu kenaikan limit. Menariknya, proses pengajuan ini bisa dilakukan melalui dua jalur resmi yang disediakan untuk menjamin keamanan akunmu dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Ajukan Peningkatan Secara Digital Lewat Aplikasi
Cara pertama yang paling praktis adalah memanfaatkan fitur pengajuan mandiri langsung di dalam aplikasi Kredivo. Kamu cukup masuk ke menu "Akun", lalu pilih menu penawaran limit yang lebih besar, dan klik "Ajukan kenaikan limit". Di tahap ini, kamu akan diminta untuk memperbarui status pekerjaan serta melampirkan bukti penghasilan terbaru yang valid, seperti NPWP atau menghubungkan akun Internet Banking milikmu. Setelah melengkapi semua data dan mengklik tombol kirim, sistem akan langsung memproses verifikasi tersebut dengan estimasi waktu maksimal 1x24 jam.
Baca Juga: BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
Manfaatkan Jalur Khusus Melalui Staf di Toko Offline
Jika kamu sedang berencana belanja barang elektronik atau kebutuhan besar secara langsung, memanfaatkan bantuan SPG resmi Kredivo di toko offline bisa jadi jalan pintas yang sangat efektif. Opsi ini tersedia di berbagai merchant besar yang sudah bekerja sama, seperti Erafone, iBox, hingga Digimap.
Caranya sangat mudah; saat kamu sedang bertransaksi di toko dan merasa limit yang ada kurang mencukupi, kamu tinggal mendatangi staf Kredivo yang bertugas dan sampaikan bahwa kamu ingin mengajukan kenaikan limit. Cukup berikan nomor HP yang terdaftar, dan jika profilmu dinilai memenuhi syarat, kamu akan menerima notifikasi khusus di aplikasi pada hari yang sama untuk melanjutkan proses. Lewat jalur ini, proses verifikasi tambahan akan berjalan cepat maksimal 1x24 jam, bahkan kamu berkesempatan mendapatkan limit eksklusif tambahan yang disebut Limit Toko.
Pahami Kredivo Score sebagai Penentu Utama Kelayakan
Di balik pengajuan yang kamu kirimkan, ada satu sistem penilaian otomatis yang menjadi hakim utama dalam menentukan apakah kamu layak mendapatkan limit 50 juta atau tidak, yaitu Kredivo Score. Indikator ini memetakan perilaku dan kesehatan finansial penggunanya ke dalam lima tingkatan dari A hingga E.
Tingkat A (Sangat Baik) & Tingkat B (Baik)
Berita Terkait
-
BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
-
Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM
-
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Awasi Kesegaran Hingga Variasi Menu Makanan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci
-
Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List
-
Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak
-
Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik
-
KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif
-
Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak
-
Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini
-
IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA