Suara.com - Kabarnya, pengguna Google Earth menyebut telah menemukan UFO raksasa setinggi 60 kaki atau sekitar 18 meter, setengah tenggelam di Antartika.
Graham, yang bekerja di saluran YouTube Conspiracy Depot, percaya bahwa dia melihat benda berbentuk segitiga yang mencurigakan tenggelam di lepas pantai sebuah pulau es di Antartika.
Dalam deskripsi video, ia menjelaskan bahwa benda itu berbaring di perairan dekat Pulau Dua Hummock di lepas pantai Antartika.
Sebuah benda logam besar yang sebagian terendam oleh air, terlihat jelas di Google Earth.
"Saya percaya benda ini berbentuk segitiga tapi apa itu?" katanya dilansir laman The Sun, Minggu (13/6/2021).
Video YouTube yang baru-baru ini diposting, melihat teori konspirasi memperbesar pulau itu melalui Google Earth.
Dia kemudian menunjukkan objek yang dimaksud dan memperkirakan ukuran dan bentuknya.
"Saya rasa ini tidak alami. Tidak terlihat seperti bersal dari daerah sekitarnya," katanya.
YouTuber mengklaim tidak ada yang membantah bahwa objek ini terlihat metalik, tetapi itu sangat tergantung pada kebijaksanaan pemirsa.
Baca Juga: Cara Menerbangkan UFO di Fortnite Season 7
Dia juga menunjukkan fitur kubah yang menonjol dari atasnya.
Video selanjutnya menunjukkan dengan tepat, bentuk objek segitiga yang dicurigai dan menjelaskan bagaimana panjangnya bisa 55 hingga 60 kaki.
"Mungkin itu sisa dari pertempuran UFO dongeng yang terjadi selama Operasi Highjump yang terkenal," tambah Graham.
Operasi Highjump adalah misi nyata yang dipimpin Program Pengembangan Antartika Angkatan Laut Amerika Serikat pada 1946 untuk mendirikan basis penelitian.
Ada teori konspirasi bahwa misi tersebut mengakibatkan hilangnya banyak nyawa setelah pertempuran dengan UFO.
Angkatan Laut AS tidak pernah mengklaim ini benar.
Seperti semua teori konspirasi, kasus dugaan UFO dalam video harus diambil sebagai rumor yang belum bisa dipercaya kebenarannya.
Namun, ini tidak menghentikan penggemar untuk menulis komentar yang mendukung di YouTube.
Berita Terkait
-
Begini Pandangan Ahli Astrofisika soal Video Penampakan UFO oleh Personel AL AS
-
Amerika Heboh Soal UFO, Donald Trump: Saya Percaya Dengan Kalian
-
Astronot Ini Sebut Sensasi UFO sebagai Kebodohan
-
Angkatan Laut Amerika Rekam Benda Asing Masuk Laut, Diduga UFO
-
Video UFO yang Terbang dan Terjun ke Laut Diungkap untuk Pertama Kalinya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912
-
7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik
-
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
-
Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel
-
Lawan Persebaya, Igor Tolic Pede Andalkan Ketajaman Duet Uilliam Barros-Balsa Sekulic
-
Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Perluas Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
-
Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah