Suara.com - Seekor paus bungkuk baru-baru ini tidak sengaja menelan seorang penyelam lobster di Cape Cod.
Hal ini adalah kejadian yang sangat tidak biasa. Menurut seorang ahli, ada beberapa jenis perilaku tertentu yang menyebabkan manusia dapat tertelan paus, seperti menyelam terlalu dekat dengan makanan paus.
Penyelam bernama Michael Packard itu berada di kedalaman 14 meter di perairan pesisir Provincetown, Massachusetts, pada Jumat (11/6/2021), ketika ia tiba-tiba ditelan di dalam mulut paus.
"Tiba-tiba saya merasakan benturan besar ini dan semuanya menjadi gelap," kata Packard kepada WBZ-TV News, dikutip dari Live Science, Rabu (16/6/2021).
Awalnya, ia mengira telah diserang hiu karena hiu putih besar sering berenang di daerah tersebut.
Namun, ia segera menyadari bahwa ia tidak merasakan tusukan gigi.
"Kemudian saya sadar, 'Ya Tuhan, saya berada di mulut paus dan dia mencoba menelan saya. Saya pikir saya akan mati," tambahnya.
Packard memperkirakan, ia terperangkap di dalam mulut paus selama 30 detik dan masih bisa bernapas melalui respirator scuba.
Tampaknya, paus tersebut menyadari bahwa ada sesuatu di dalam mulutnya yang tidak bisa dimakan.
Hewan itu muncul ke permukaan, menggelengkan kepalanya, dan meludahkan Packard keluar.
"Saya terlempar ke udara dan mendarat di air," jelas Packard.
Baca Juga: Tiga Ekor Paus Bungkuk Tersesat Masuk ke Sungai Penuh Buaya
Packard diseret kembali ke kapal penangkap ikan oleh rekan awak kapalnya yang cemas.
Menariknya, Packard selamat tanpa cedera serius dan hanya lutut yang terkilir.
Meskipun ditelan oleh spesies paus terbesar yang mampu tumbuh hingga 18 meter, hewan ini memakan makhluk laut kecil seperti ikan kecil dan plankton.
Lebar tenggorokan hewan itu biasanya hanya 10 hingga 20 cm. Dengan kata lain, tidak seorang pun yang ditelan oleh paus bungkuk bisa berakhir di dalam perut hewan itu.
Namun, bobot lidah paus seberat 3,8 metrik ton dan tetap dengan mudah dapat menghancurkan tubuh seseorang.
Alih-alih memiliki gigi, paus bungkuk memiliki 270 hingga 400 helai seperti kuku yang disebut pelat balin.
Berita Terkait
-
Menakjubkan, Ilmuwan Rekam Paus Bungkuk Ketika Menyusui Anaknya
-
Heboh, Bangkai Paus 8 Meter Ditemukan Terdampar di Hutan Mangrove Brasil
-
Paus Bungkuk Raksasa Mati di Tengah Hutan Amazon, Padahal Jauh dari Laut
-
Jauh dari Laut, Paus Bungkuk Raksasa Terdampar di Tengah Hutan Amazon
-
Ilmuwan Ungkap Kebiasaan Makan Paus Bungkuk
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc