Suara.com - Google Messages akhirnya mendapatkan enkripsi end-to-end (E2EE), yang berarti pesan kamu akan aman dari pengintaian.
Google telah menguji keamanan yang ditingkatkan untuk aplikasi Pesannya sejak tahun lalu, tetapi hanya sejumlah kecil pengguna yang memiliki akses tersebut.
Setelah terbatas pada saluran beta, E2EE kini diluncurkan ke semua pengguna stabil.
Dengan enkripsi end-to-end diaktifkan, Google atau pihak ketiga lainnya tidak dapat membaca konten (teks dan media) obrolan RCS kamu karena sedang transit antara pengirim dan penerima.
Sebagaimana melansir laman 9to5google, Kamis (17/6/2021), Google menggunakan Protokol Sinyal dan menawarkan makalah teknis dengan detail lebih lanjut.
E2EE mengharuskan kedua belah pihak untuk mengaktifkan fitur Obrolan dan data/Wi-Fi.
Ini tidak berfungsi untuk SMS/MMS atau perpesanan grup, meskipun tersedia saat menggunakan aplikasi Pesan untuk web.
Jika persyaratan tersebut terpenuhi, lapisan keamanan ini secara otomatis aktif untuk percakapan yang sudah ada dan yang baru. Itu tidak dapat dinonaktifkan oleh Google.
Kamu akan melihat ikon kunci di spanduk “Mengobrol dengan”, stempel waktu, dan pada tombol kirim saat enkripsi end-to-end diaktifkan atau digunakan untuk pengiriman.
Baca Juga: YouTube Siap Blokir Iklan Politik, Alkohol, dan Perjudian
Sementara itu, jika E2EE hilang sementara, perilaku defaultnya adalah menahan pesan hingga koneksi aman dipulihkan, meskipun kamu dapat mengirim dengan SMS.
Enkripsi mengubah data menjadi teks acak yang tidak dapat dibaca tanpa nomor kunci rahasia yang hanya tersedia “di perangkat kamu dan perangkat yang kamu pesan”.
Ini dihasilkan lagi untuk setiap pesan dan dihapus dari perangkat pengirim saat pesan terenkripsi dibuat, dan dihapus dari perangkat penerima saat pesan didekripsi.
Setiap percakapan E2EE juga memiliki kode verifikasi unik yang dapat kamu verifikasi secara manual dengan orang lain dengan mengetuk menu tambahan > Detail > Verifikasi enkripsi.
Enkripsi end-to-end di Google Messages, diam-diam diumumkan bersamaan dengan pengumuman Android musim panas lainnya.
Berita Terkait
-
Google Didenda Rp 3,8 Triliun Gara-Gara Iklan
-
Riset Google: Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Rekomendasi HP 5G Murah
-
Perhatian Pengguna Android! Google Hadirkan Fitur Antilacak
-
Google Ajak Vaksinasi dan Tetap Pakai Masker lewat Doodle
-
Tersesat Karena Gunakan Google Maps, Truk Ini Terguling Karena Tak Kuat di Tanjakan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim
-
Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar
-
Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?
-
Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar
-
Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun
-
7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan