Suara.com - Pandemi Covid-19 belum usai dan Google mengingatkan masyarakat untuk mendapatkan vaksin melalui doodle interaktif yang muncul pada hari ini, Selasa (22/6/2021).
Google membagikan siapa saja yang layak untuk mendapatkan vaksin sesuai dengan pedoman NHS (National Health Service).
"Vaksin Covid-19 sedang diluncurkan. Lihat pedoman NHS untuk kelayakan," tulis Google.
Menurut laman resmi NHS, tidak semua orang bisa mendapatkan vaksin Covid-19.
Hal yang perlu diperhatikan adalah penerima vaksin harus orang berusia 18 tahun ke atas, memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.
Selain itu, orang yang bekerja sebagai petugas medis dan tinggal di panti jompo, serta orang menjadi pengasuh utama seseorang yang berisiko tinggi terkena Covid-19.
Doodle ini sebelumnya pernah muncul pada awal Juni untuk mengingatkan masyarakat tetap menggunakan masker penutup wajah dan mendapatkan vaksin.
Doodle tersebut menampilkan kata "Google" yang memiliki kaki dan lengan. Masing-masing huruf berdiri berdekatan sambil memakai masker.
Huruf G hingga G pada kata Google memiliki ikon plester pada lengannya. Masing-masing huruf terlihat ceria sambil mengangkat lengan dan memamerkan plester tersebut.
Baca Juga: Awas! Virus Joker Kembali Incar Pengguna Android, Hapus Deretan Aplikasi Ini
Sementara itu, huruf E terakhir didesain seperti perawat medis. Karena huruf L belum memiliki plester pada lengannya, animasi tersebut memperlihatkan huruf E yang memberikan botol cairan kepada huruf L.
Pada saat itu, plester pada huruf L muncul. Hal ini mengindikasikan bahwa huruf L telah mendapatkan vaksin yang disuntikkan oleh petugas medis.
Jika mengklik doodle tersebut dari halaman awal pencarian, kamu akan melihat halaman berisi hasil pencarian menampilkan peta negara dari mana pengguna berasal dan jumlah kasus virus Corona yang terkonfirmasi, jumlah kematian, dan jumlah kasus yang sembuh.
Halaman tautan tersebut pun menampilkan total kasus secara global.
Halaman itu pun menampilkan situs-situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), UNICEF, hingga situs tepercaya di Indonesia yang memuat artikel tentang virus Corona.
Dengan adanya Covid-19, Google telah menyoroti pandemi tersebut menjadi topik utama doodle sejak 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Shokz OpenFit Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Headphone Open-Ear Canggih dan Baterai 50 Jam
-
Fans Timnas Merapat Rizky Ridho Hadir di Game Total Football VNG
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18 Persen, Indonesia Jadi Target Utama Hacker
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2
-
Oppo Reno 16 Pro Lolos Sertifikasi di Indonesia: Bawa RAM 12 GB dan Baterai Jumbo
-
ASUS ExpertBook Ultra: The Flagship of the Industry. Period.
-
Huawei MatePad Pro Max Tantang iPad Pro, Pamerkan Bodi Tipis dan Chip Flagship
-
Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI
-
DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K