Facebook dan Twitter sama-sama menangguhkan akun Donald Trump pada 7 Januari, satu hari setelah para pendukungnya menyerbu US Capitol untuk mengganggu sertifikasi kongres dari hasil Electoral College.
Gugatan Trump terhadap Facebook mencatat bahwa tindakan itu terjadi “dalam waktu dua (2) menit satu sama lain,” yang oleh dokumen pengadilan disebut “mencurigakan dan layak untuk dipertimbangkan Pengadilan.”
Pada 8 Januari, Twitter mengatakan larangan itu permanen, dengan alasan bahwa tweet Trump meningkatkan "risiko hasutan kekerasan lebih lanjut."
Bulan lalu, Facebook mengatakan larangannya akan berlangsung hingga setidaknya 2023, tergantung pada apakah "risiko terhadap keselamatan publik telah surut."
Tindakan YouTube terhadap Donald Trump dimulai pada 6 Januari dengan penghapusan video tentang serangan Capitol.
Menyebabkan penangguhan salurannya pada 27 Januari karena apa yang disebut perusahaan sebagai "potensi kekerasan yang berkelanjutan."
Seorang juru bicara Twitter menolak berkomentar, dan perwakilan untuk Facebook dan YouTube pun tidak segera menanggapi pertanyaan.
Berita Terkait
-
8 Startup Indonesia Lulus Program Akselerasi Google
-
Turis Kena Apes Saat Liburan Pakai Mobil, Nyasar Ke Sawah Gara-Gara Ikuti Google Maps
-
Jangan Marah, Ini 5 Tips Bijak Hadapi Hujatan di Media Sosial
-
Reza Arap Trending Twitter Gegera Dapat Donasi Rp 1 Miliar
-
Facebook Uji Coba Fitur Baru Mirip Thread Twitter
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Crunchyroll Dapat Hak Distribusi Internasional Film Baru Makoto Shinkai
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
BRI Poso Bersama Kejari Tuntaskan Kendala Administrasi Kredit ASN
-
Hafalan Surah Ad-Dhuha Jadi Gimmick Promosi Miras, Polisi Diminta Usut Dugaan Penistaan Agama
-
17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan
-
Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri dan Pengumuman Pemerintah
-
Khali the Killer Malam Ini di Trans TV: Dilema Pembunuh Bayaran demi Biaya Berobat Nenek
-
Demutualisasi Siap Dilakukan, Bos BEI Sudah Punya Calon Investor Mau Caplok Saham Bursa
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Selama Ini Diam! Robert Rene Alberts Kasih Penjelasan Lengkap Soal Sengketa dengan Persib