Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akan ada subsidi perangkat set top box dalam jumlah terbatas agar masyarakat bisa menonton siaran tv digital.
"Pemerintah melalui penyelenggara multipleksing akan memberikan subsidi," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika bidang Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti, Kamis (15/7/2021).
Subsidi set top box hanya untuk masyarakat tidak mampu, yang memenuhi kriteria Kementerian Sosial. Kominfo akan bekerja sama dengan Kemensos untuk data masyarakat kurang mampu ini.
Direktur Penyiaran, Kominfo, Geryantika Kurnia menambahkan subsidi set top box untuk masyarakat tidak mampu juga akan melibatkan lembaga penyiaran swasta selaku penyelenggara multipleksing dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran.
"Subsidi set top box dalam waktu dekat sudah bisa didistribusikan. Ada komitmen dari penyelenggara multipleksing, sedang dipersiapkan," kata Geryantika.
Set top box bisa didapatkan di pasaran, dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 150.00, bergantung pada kualitas dan layanan. Harga perangkat tersebut akhir-akhir ini melambung akibat krisis semikonduktor. Kementerian sudah berdiskusi dengan vendor agar harga perangkat set top box terjangkau.
Siaran televisi digital bisa ditangkap langsung tanpa menggunakan set top box jika menggunakan perangkat televisi yang bisa menangkap siaran digital, seperti televisi keluaran terbaru.
Geryantika mengusulkan vendor mengadakan program trade-in atau tukar-tambah untuk memudahkan masyarakat mengakses perangkat televisi digital.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik tahun 2020 lalu, Indonesia membutuhkan 6,8 juta unit set top box untuk 27,7 juta masyarakat, dengan perhitungan satu keluarga terdiri dari orang tua dan dua anak.
Baca Juga: Migrasi ke TV Digital Akan Hasilkan Internet Lebih Cepat
Set top box diperlukan agar tidak perlu mengganti perangkat televisi model lama untuk menonton siaran televisi digital. Set top box akan menghubungkan antena UHF dengan perangkat televisi, kemudian mengubah transimisi siaran dari analog ke digital.
Berita Terkait
-
5 Smart TV Terbaik dengan Harga Terjangkau, Layar Jernih 32 Inch Mulai Rp2 Jutaan
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan