Suara.com - Scammer dengan berkedok centang biru dan verifikasi di media sosial berhasil meretas akun kamu dalam hitungan detik.
Facebook, Instagram, Twitter, dan pengguna TikTok diperingatkan tentang penipuan yang menjanjikan untuk memverifikasi akun kamu, tapi justru mencuri uang atau informasi pribadi.
Dilansir dari The Sun mengutip CNET, Jumat (16/7/2021), satu penipu yang mengaku berasal dari konsultan media sosial Turki mengatakan kepada pengguna bahwa akun Anda telah diikuti selama 30 hari, dan telah ditentukan bahwa memenuhi syarat untuk menerima Lencana Biru TikTok.
Situs webnya kemudian meminta kata sandi, alamat, dan nomor telepon untuk mendapatkan verifikasi.
Konsultan tersebut disebut-sebut bernama Enver Ceylan dan TikTok kemudian mengonfirmasi kepada CNET bahwa formulir verifikasinya palsu.
Banyak penipu dikatakan mencoba memanfaatkan keinginan umum untuk centang biru dan status yang menyertainya.
Mereka mungkin mengirimi kamu pesan pribadi di platform media sosial dan mengirimi formulir palsu.
Bahkan, beberapa diantaranya meminta uang dan mencoba meminta biaya yang terlalu tinggi.
Menurut CNET, Jon Clay, wakil presiden intelijen ancaman di Trend Micro, mengatakan perusahaannya telah melihat penipuan verifikasi di sekitar 70 negara.
Baca Juga: Waspada! Lebih dari 170 Aplikasi Bitcoin Nakal Rawan Mencuri Uang Kamu
Investigasi publikasi juga menemukan akun Instagram bernama marion_digital mencoba menagih 2.200 dolar AS untuk verifikasi dan 100.000 pengikut.
Akun tersebut kemudian mengonfirmasi bahwa itu tidak dapat menjamin verifikasi.
Jika kamu tidak mendapatkan verifikasi melalui saluran resmi di Instagram dan Facebook, maka telah melanggar aturan jejaring sosial.
Kamu bahkan bisa kehilangan akun secara permanen.
Untuk mencoba dan tetap aman, yang terbaik adalah waspada terhadap tawaran verifikasi yang tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan dan tidak berasal dari sumber resmi.
Jangan pernah memberikan detail pribadi atau uang kepada orang asing dalam pesan langsung kamu.
Berita Terkait
-
Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Mulai Program Verifikasi Pencapaian TKDN
-
Awas! Scam Netflix Berkedok Ancaman Penangguhan Keanggotaan
-
WhatsApp Umumkan Pembaruan Kebijakan, Signal Alami Peningkatan Pengguna
-
Awas! Aktivitas Scamming Kuat di Tengah Peluncuran iPhone 12
-
Ada Fitur Verifikasi Wajah, Mitra Driver Gojek Merasa Lebih Aman
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam