Suara.com - Xiaomi berhasil menyalip Apple dan menjadikannya sebagai perusahaan smartphone terbesar kedua di dunia pada kuartal dua tahun ini, menurut laporan riset Canalys.
Ini adalah pertama kalinya Xiaomi berhasil menembus dua posisi teratas pengiriman ponsel terbanyak di dunia.
Sebelumnya, posisi dua teratas selalu didominasi oleh Samsung dan Apple.
"Xiaomi mengembangkan bisnisnya di luar negeri dengan cepat," kata Manajer Riset Canalys Ben Stanton, dikutip dari laman resmi Canalys, Jumat (16/7/2021).
Disebutkan bahwa pengiriman HP Xiaomi meningkat lebih dari 300 persen di Amerika Latin, 150 persen di Afrika, dan 50 persen di Eropa Barat.
Dalam laporan Canalys, Xiaomi berhasil meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 17 persen pada kuartal kedua 2021.
Di atas Xiaomi masih ada Samsung dengan pangsa pasar 19 persen selama kuartal dua tahun ini.
Posisi ketiga ada Apple dengan pangsa pasar 14 persen dalam pengiriman smartphone.
Di bawahnya ada Oppo dan Vivo dengan pangsa pasar masing-masing 10 persen.
Baca Juga: Xiaomi Siap Luncurkan Tablet Baru, Bocorannya Muncul di Dunia Maya
Selain itu, Stanton menyatakan, rata-rata harga jual Xiaomi sekitar 40 persen dan 75 persen lebih murah jika dibandingkan dengan Samsung dan Apple.
Dengan data tersebut, ia menyimpulkan bahwa prioritas utama Xiaomi selanjutnya adalah menjual ponsel flagship seperti Mi 11 Ultra.
Namun, ini akan menjadi pertempuran yang sulit mengingat Oppo dan Vivo juga memprioritaskan hal yang sama.
"Kedua vendor juga bersedia menghabiskan biaya besar untuk pemasaran ponsel flagship mereka, cara yang tidak dilakukan Xiaomi," jelasnya.
Lebih lanjut, Stanton tak menutup kemungkinan bahwa Xiaomi mampu menggeser Samsung sebagai vendor yang berhasil mengirim ponsel terbesar di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Honor X80 GT Dirumorkan Bawa Baterai 13.080 mAh, Siap Guncang Industri Ponsel!
-
45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar soal Google Play Billing Resmi Berkekuatan Hukum Tetap
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Gambar Hands-On POCO X8 Pro Max Beredar, Bocoran Harganya Menggiurkan
-
Spesifikasi Vivo Y51 Pro: Andalkan Dimensity 7360 Turbo, Skor AnTuTu 920.000 Poin, Harganya...