Suara.com - Baru-baru ini, beredar video seorang oknum polisi terekam merendahkan profesi tukang sapu jalanan.
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @lambe_turah pada 25 Juli dan menuai kecaman warganet.
Dalam video tersebut, tampak seorang lelaki mengenakan seragam polisi berdiri di depan kamera. Ia terdengar menyinggung tentang pendidikan.
"Mau online lah atau apalah, yang penting selesai pendidikan itu tak tenteng-tenteng sapu, sapu-sapu jalan. Pasukan kuning kah?" ucapnya dalam video tersebut.
Video itu pun viral di media sosial dan menarik perhatian warganet.
Tak sedikit pengguna media sosial mengecam sikap anggota polisi tersebut, yang dinilai merendahkan profesi tukang sapu jalanan.
Oknum tersebut juga disebut merasa berada di kelas sosial yang tinggi hanya karena telah bergabung dengan kepolisian.
Meski begitu, dalam video terpisah, oknum polisi dan orang yang merekam video tersebut mendapatkan sanksi dari atasannya.
Video yang juga diunggah oleh akun @lambe_turah tersebut memperlihatkan keduanya dihukum berguling berulang kali di lapangan di bawah terik Matahari.
Baca Juga: Begal Motor Wanita, Oknum Polisi Dikeroyok Hingga Babak Belur
Selain itu, keduanya juga terekam membuat ucapan permintaan maaf atas sikap arogan yang ditunjukkan dalam video sebelumnya.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 284.646 penayangan itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Harusnya yang kayak gini jadi polisi tidur aja," tulis akun @nisanf12.
"Guling-guling aja nih? Kenapa nggak dihukum suruh sedekah ke tukang sapu jalan aja sih?" komentar @anaazkiya_.
"Berseragam sih, berpendidikan sih, tapi kalau nggak punya etika dan sopan santun ya nggak ada gunanya," tambah @krisnaprnmynt.
"Janganlah merendahkan profesi seseorang, pak. Besok kalau di akhirat nggak diliat tuh pangkat-pangkatmu. Tapi amal dan perbuatan. Lagipula harusnya kita berterima kasih, kalau nggak ada bapak/ibu pasukan kuning yang bersih-bersih, jalanan sudah kotor nggak karuan. So, marilah kita saling menghargai profesi satu sama lain," ungkap @dewitriasmawarti.
Berita Terkait
-
Viral Suami Gali Kuburan Istri Positif COVID-19 di Banten dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Oknum Polisi di Siak Diduga Terlibat Sindikat Narkoba
-
Oknum Polisi Bakar Istri hingga Tewas, Diduga Gegara Masalah Ekonomi
-
Anggota Polisi Perkosa ABG 16 Tahun di Polsek, Warganet Lempar 'Sumpah Serapah'
-
Oknum Briptu Perkosa Gadis di Bawah Umur di Kantor Polisi, Netizen: Biadab!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
-
10 Cara Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi yang Mengganggu
-
7 HP Murah Rp1 Jutaan Terbaik di 2026, Lancar Buat Multitasking
-
7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP
-
Cara Mengatasi Baterai Boros Setelah Update HyperOS di HP Xiaomi
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
-
29 Kode Redeem FF 10 April 2026, Event Lucky Wheel Pesta Diskon Sampai 90 Persen
-
5 Rekomendasi HP Tecno dengan Kamera Bagus dan RAM Besar
-
Begini Cara LG Taklukkan Pasar Indonesia : Teknologi Global, Sentuhan Lokal
-
18 Kode Redeem FC Mobile 10 April 2026, Panen Upgrade Live OVR UCL 117