Suara.com - China berencana untuk membangun reaktor nuklir komersial ramah lingkungan pertama di dunia. Reaktor tersebut akan menggunakan thorium cair dan garam cair, dan tak membutuhkan air sebagai pendingin.
Mengutip Engadget, Selasa (27/7/2021), prototipe reaktor pertama ini direncanakan hadir pada bulan Agustus. Sementara tes pertamanya akan digelar pada September mendatang. Pembangkit listrik ini rencananya mulai beroperasi pada 2030 dengan daya sebesar 100MW.
Dikembangkan lewat program bernama Thorium Molten Salt Reactor, pembangkit listrik ini telah mulai dibangun sejak 2011 di Wuwei, kota dekat gurun di Provinsi Gansu yang terletak di pelosok barat laut Tiongkok.
Tadinya purwarupa reaktor ini direncanakan rampung pada 2024, tetapi pengerjaanya telah dipercepat. Tiongkok berambis menjadi negara netral karbon pada 2060 mendatang.
Garam cair
Karena menggunakan garam cair sebagai pendingin alih-alih air, maka reaktor ini bisa beroperasi hingga mencapai suhu ekstrem. Reaktor ini diklaim bisa beroperasi hingga suhu 1000 derajat Celcius.
Para ilmuwan dari Institut Fisika Terapan Shanghai pada 2017 lalu berhasil menemukan material yang terbuat dari nikel, molybdenum, dan silicon carbiden (campuran NiMo-SiC) untuk menjadi bagian dari reaktor dan berfungsi untuk menahan suhu ekstrem.
Sementara penggunaan thorium alih-alih uranium atau plutonium sebagai bahan bakar memiliki beberapa keunggulan.
Material ini kurang radioaktif. Limbah Thorium butuh waktu 500 tahun saja agar paparan radiokatifnya pudar, dibandingkan dengan 10.000 tahun pada uranium. Thorium juga lebih aman karena ia sangat sukar untuk diubah menjadi senjata nuklir.
Baca Juga: AS Sebut Pengembangan Senjata Nuklir China Mengkhawatirkan
Berita Terkait
-
Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis
-
EDF Matikan Reaktor Nuklir Prancis Akibat Kekeringan Parah Sungai Meuse dan Moselle
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana