Suara.com - Sony baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mencapai tonggak sejarah penting terkait penjualan konsol terbaru, PS5. Perusahaan mengklaim penjualan PS5 telah menembus 10 juta unit secara global.
PS5 merupakan konsol Sony dengan penjualan tercepat hingga saat ini, melampaui PS4. Penjualan diketahui sempat melambat sejak diluncurkan pertama kali pada November 2020. Sony meraih 4,5 juta penjualan PS5 pada tahun 2020.
Dikutip dari Engadget, mereka kemudian mencatatkan penjualan 3,3 juta unit pada kuartal pertama tahun ini. Itu berarti butuh waktu empat bulan dalam menambahkan nominal 2,2 juta unit ke dalam penghitungan.
Meski sempat melambat terkait kendala kemerosotan pasokan, namun perusahaan mengklaim bahwa angka 10 juta unit sejak peluncuran tahun lalu tercatat menjadi penjualan tercepat.
"Dengan senang hati kami umumkan bahwa per 18 Juli 2021, kami telah menjual lebih dari 10 juta konsol PlayStation 5 secara global. Ini menjadikan PS5 sebagai konsol dengan penjualan tercepat dalam sejarah Sony Interactive Entertainment (SIE) dan kami sangat senang dengan respons luar biasa dari para penggemar," tulis keterangan resmi dari Sony melalui blog resmi perusahaan yang dirilis pada Rabu (28/07/2021).
Jika tak mengalami kendala, Sony kemungkinan dapat meraih angka penjualan sebesar itu dengan lebih cepat lagi.
Masih belum diketahui pasar mana yang menyumbangkan jumlah terbesar atau tercepat, namun perwakilan Sony pernah menyebutkan bahwa mereka memiliki sambutan baik di pasar China.
"Terlalu dini untuk mengatakannya. Permintaan masih sangat kuat di mana-mana, dan data penjualan untuk masing-masing negara hanyalah cerminan dari keputusan alokasi inventaris. Satu-satunya peluncuran yang akan saya sebut adalah China. Model konsol tak terlalu berkembang di sana, semuanya gratis untuk dimainkan dan mobile, tetapi kami punya firasat bahwa mungkin ada waktu yang tepat untuk mengubahnya. Kami membuat banyak kehebohan saat peluncuran dan meledak dengan sangat, sangat cepat," kata CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan kepada Gamesindustry.biz.
Pada Mei lalu, perusahaan juga pernah menyatakan bahwa mereka berusaha meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Perolehan 10 juta penjualan PS5 menjadi bukti bahwa konsol dari Sony memancing antusiasme yang tinggi dari penggemar.
Baca Juga: IGDX 2021 Segera Digelar, Bantu Industri Game Lokal Bersaing Pentas Global
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT