Suara.com - Sony memperkenalkan kamera seri Alpha terbaru dengan lensa yang dapat ditukar untuk para kreator, Sony Alpha ZV-E10. Kamera terbaru ini mengombinasikan teknologi pencitraan Sony dengan kegunaan yang luas dan serangkaian fitur yang dibuat khusus untuk para kreator.
"Kamera terbaru Alpha ZV-E10 merupakan alat yang ideal untuk para kreator foto dan video, yang ingin bertransisi ke pengaturan yang lebih canggih, karena menggabungkan keserbagunaan dan kualitas gambar luar biasa dari kamera dengan lensa yang dapat ditukar," kata President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama, Kamis (29/7/2021).
Alpha ZV-E10 dilengkapi sensor CMOS Exmor APS-C dengan 24,2-megapiksel (perkiraan efektif) dan mesin pemrosesan gambar BIONZ X untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan sensitivitas tinggi, penggambaran tekstur detail, serta bokeh natural.
Selain itu, Alpha ZV-E10 memiliki fitur khusus video yang telah diakui dan disukai di kamera digital populer ZV-1, termasuk “Background Defocus” yang dapat beralih antara latar belakang buram (bokeh) dan tajam dengan mulus, serta mode “Product Showcase Setting” yang memungkinkan kamera mengalihkan fokus dari wajah subjek ke objek yang disorot secara otomatis.
Alpha ZV-E10 menampilkan desain video-first dalam bentuk yang ringan dan dilengkapi dengan Layar LCD Vari-angle bukaan samping yang populer sehingga memungkinkan para kreator untuk menghubungkan mikrofon eksternal di atas kamera.
Selain layar, kamera juga didukung dengan berbagai fungsi lain yang mudah digunakan dan dirancang khusus untuk foto dan video, termasuk tombol Still/Movie/Slow dan Quick motion baru yang terletak di atas kamera, sehingga mempermudah kreator untuk mengubah antara mode pengambilan gambar yang diinginkan dengan satu sentuhan.
Ada pun fitur video seperti perekaman video 4K dan Slow Motion dengan gambar berkualitas tinggi (FHD 120p). Stabilisasi gambar elektronik dengan Mode Aktif juga tersedia dan menghadirkan perekaman video yang stabil, bahkan pada saat berjalan dan pengambilan gambar dengan tangan.
Teknologi AF (autofokus) canggih dari Alpha ZV-E10 memberikan AF yang cepat dan tepat dengan performa pelacakan yang sangat baik, serta audio berkualitas tinggi untuk perekaman suara yang jernih.
Pengguna bisa memperluas ekspresi kreatif dengan memanfaatkan lensa ideal untuk setiap pengambilan gambar yang diinginkan, melalui berbagai macam lensa yang kompatibel dalam jajaran lensa E-mount Sony.
Baca Juga: Sony Umumkan Peluncuran Kamera Terbaru Ditunda
Alpha ZV-E10 dapat menangkap suara pembicara dengan jelas, berkat Directional 3-Capsule Mic internal dan wind screen untuk mengurangi kebisingan angin secara signifikan.
Memperluas pilihan audio, Alpha ZV-E10 didukung dengan interface audio Digital melalui Multi Interface (MI) Shoe Cap dan jack mikrofon untuk menghubungkan mikrofon eksternal.
Kamera dilengkapi dengan performa baterai yang tahan lama dengan daya yang cukup untuk pengambilan gambar hingga 125 menit atau 440 gambar dengan pengisian daya penuh, sehingga pengguna dapat merekam untuk waktu yang lama.
Alpha ZV-E10 juga dapat digunakan sebagai webcam atau kamera live streaming dengan menghubungkannya ke PC atau ponsel pintar untuk meningkatkan mobilitas saat streaming tanpa memerlukan software tambahan.
Kamera Sony Alpha ZV-E10 akan segera tersedia di Indonesia dalam warna hitam dan putih. [Antara]
Berita Terkait
-
Sony Alpha 7R VI Resmi Meluncur: Sensor 66.8 MP dan Teknologi AI, Jadi Raja Baru Kamera Mirrorless
-
Sony A7 V Resmi Dirilis: Cek Harga, Spesifikasi Lengkap, dan Promo Pre-Order Desember 2025
-
4 HP dengan Sensor Kamera SONY Mulai 3 Jutaan, Hasil Foto Bening Maksimal!
-
Realme Narzo 80 Pro Resmi Debut di Harga Rp 3 Jutaan, Bawa Sensor Kamera Sony dan Baterai 6.000 mAh
-
Segera Debut, HP Midrange Motorola Edge 60 Fusion Bawa Sensor Sony dan Layar 1.5K
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan