Suara.com - Google mengumumkan bahwa perusahaan akan menutup akun pengembang aplikasi di Google Play Store apabila mereka tidak aktif atau ditinggalkan selama setahun.
Akun yang dihapus ini juga termasuk bagi pengembang yang tidak pernah mengunggah aplikasi atau mengakses Google Play Console dalam setahun.
Dikutip dari Gadgetsnow, Jumat (30/7/2021), kebijakan baru ini akan berlaku pada 1 September 2021.
Google mengatakan, mereka ingin menjadikan ekosistem Google Play menjadi lebih aman karena developer aktif memelihara aplikasi buatannya.
Kebijakan hapus akun pengembang ini tidak akan berlaku bagi akun yang memiliki lebih dari 1.000 pemasangan atau memiliki riwayat pembelian dalam aplikasi selama 90 hari terakhir.
Apabila akun pengembang tersebut ditutup Google, pengembang memang masih bisa membuat akun baru.
Namun, perusahaan tidak akan mengizinkan mereka untuk mengaktifkan kembali akun, aplikasi, atau data lama.
Selain itu, Google juga mempermudah opsi agar pengguna bisa menghapus iklan yang dipersonalisasi.
Jika pengguna menghapus ID iklan Android di perangkat baru, maka pengidentifikasi iklan akan dihapus dan dimulai kembali dari nol. Kebijakan ini akan berlaku mulai 4 Oktober 2021.
Baca Juga: Cara Keluar dari Akun Google dengan Mudah
Berita Terkait
-
Cara Praktis Mematikan Autocorrect di Smartphone Android
-
Google DoodleHari ini, Olimpiade Tokyo Dimeriahkan Burung Hantu Fukuro
-
Fantastis! 3 Perusahaan Teknologi Ini Berhasil Cetak Laba Gabungan Lebih dari Rp 700 T
-
Google Pakai Nama Internal Tiramisu untuk Android 13?
-
Google Doodle Hari Ini, Olimpiade Tokyo 2020 Disemarakkan Setan Rugby
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui