Suara.com - Huawei telah mengenalkan smartwatch khusus anak dengan deretan fitur khusus. Mengusung nama komersial sebagai Huawei Children's Watch 4 Pro, perangkat memiliki fitur kamera dan warna menarik.
Smartwatch ini merupakan smart wearable untuk anak-anak dengan beberapa fungsi yang mendukung fitur pendidikan dan keamanan.
Huawei Children's Watch 4 Pro memiliki layar AMOLED 1,41 inci dan kamera depan 5 MP. Perangkat mengusung RAM 1 GB serta memori internal 8 GB. Smart wearable ini terdiri dalam dua varian warna yaitu Blue dan Pink.
Strap terbuat dari silikon dan reformasi UV di mana smartwatch juga mengemas baterai 800 mAh. Dilansir dari Gizmochina, perangkat cukup ringan untuk anak-anak mengingat bobotnya hanya 57,5 gram.
Perusahaan mengklaim bahwa fitur pengisian cepat dapat mengisi baterai 50 persen hanya dalam 20 menit saja. Smartwatch kompatibel dengan WLAN, Bluetooth, dan konektivitas jaringan seluler.
Beberapa fitur yang dibawa termasuk video call, 9 AI positioning, ensiklopedia bawaan, asisten suara virtual, dan situs sertifikasi tahan air.
Huawei Children's Watch 4 Pro dijual dengan harga 998 yuan atau Rp 2,2 juta. Perangkat dijual terbatas di China dan masih belum diketahui terkait ketersediaan secara global.
Perilisan smartwatch ini menampakkan bahwa Huawei cukup serius dalam menggarap pasar gadget khusus untuk anak-anak. Perusahaan sendiri baru saja mengenalkan Huawei MatePad T10 Kids Edition pada Juni lalu di pasar Indonesia.
Tablet khusus untuk anak MatePad T10 Kids Edition, hadir dengan sederet fitur yang telah secara khusus disesuaikan untuk anak-anak seperti layar yang besar (10 inci), serta fitur perlindungan mata bagi anak-anak.
Baca Juga: Unisoc Kalahkan Huawei Sebagai Pemasok Chipset Terbesar Ketiga
Selain itu, tablet dilengkapi dengan case berbahan dasar silikon yang aman digenggam oleh anak-anak dan juga stylus pen yang akan mendukung kreativitas anak.
Berdasarkan keterangan yang dipaparkan Huawei, anak usia < 18 bulan disarankan menggunakan gadget untuk keperluan video call dan berinteraksi dengan keluarga. Sementara untuk anak usia 18 - 24 bulan, program-program berkualitas untuk ditonton bersama orang tua sangat dianjurkan.
Bagi anak usia 2 - 5 tahun, menurut American Academy of Pediatrics, mereka diizinkan memiliki waktu menggunakan gadget 1 jam per hari menggunakan gadget yang aman dan konten yang berkualitas. Sedangkan untuk anak usia > 6 tahun, fungsi gadget adalah hiburan dan pendidikan.
Pasar gadget untuk anak-anak sepertinya memiliki ceruk pasar tersendiri mengingat Huawei telah merilis smartwatch dan tablet khusus anak kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!
-
Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses