Suara.com - Sebuah surat akhirnya tiba dengan selamat di rumah pendeta pada Senin (2/8/2021), hampir 33 tahun setelah dikirim.
Vikaris Ian Grainger (55) membuka amplop itu dan melihat uang kertas yang terlipat di dalamnya.
Ia tercengang membaca surat itu bertanggal 31 Desember 1988, sebagaimana dilansir dari Mirror, Senin (9/8/2021).
Vikaris Seaton di Cumbria Barat bahwa dia tahu kantor pos telah berjuang dengan Covid-19, tetapi tidak pernah menyangka surat akan memakan waktu selama ini.
Hebatnya, surat itu dalam 'kondisi sempurna' karena telah disegel dan belum dibuka selama lebih dari 30 tahun.
"Kami sangat menyesal barang terlampir telah sampai kepada Anda dalam kondisi ini," tertulis dalam plastik di mana amplop tersebut dimasukkan.
Terdapat permintaan maaf atas 'ketidaknyamanan atau menimbulkan kekesalan' yang disebabkan dan menawarkan pengembalian uang jika isinya rusak.
Surat ditujukan kepada John Kelly, pendahulu Ian di Gereja St Paul adalah faktur yang dikirim oleh surat kabar lokal untuk iklan Natal.
Tanda stempel pada amplop menunjukkan bahwa itu telah pergi dari Gosforth di Cumbria ke Gosforth, dekat Newcastle, Tyne and Wear, sebelum akhirnya mencapai tujuan yang diinginkan di Workington.
Baca Juga: Bucin Banget! Pria di Banyumas Ini Tulis Surat Cinta di Dinding, Warganet Auto Ngakak
"Saya tahu kantor pos dan tukang pos telah berjuang dengan penyakit dan isolasi baru-baru ini, tetapi 32 setengah tahun adalah waktu yang lama," kata Ian.
"Saya menerima surat itu pada Senin pagi. Saya tidak tahu harus berpikir apa, itu cukup aneh dan aneh.
"Bahwa selama bertahun-tahun kemudian, sesuatu yang berada di alamat yang salah telah menemukan jalannya ke alamat yang benar setelah 32 tahun.
"Sungguh aneh untuk berpikir, bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa baru muncul sekarang? Seseorang telah mencoretnya dan memasang kode pos, jadi dia menemukan jalannya di sini.
"Luar biasa. Itulah satu-satunya cara untuk menggambarkannya. Saya telah berjalan melewati pintu saya dan menemukan hal ini yang telah beredar selama ini.
"Saya telah mencoba menghubungi mantan vikaris tetapi mari kita bersikap adil, saya tidak berpikir siapa pun akan mengingat faktur dari 32 tahun yang lalu."
Berita Terkait
-
SIM Habis Masa Berlakunya Saat PPKM Level 4 Diperpanjang, Gunakan Mekanisme Ini
-
Jasa Pembuatan Kartu Vaksinasi dan Surat Rapid Test di Bekasi, 2 Orang Ditangkap
-
Selama PPKM, Dua Juta Orang Telah Pegang STRP Demi Beraktivitas di Jakarta
-
Polda Metro Jaya: Hampir 2 Juta Orang Telah Miliki STRP
-
Surat Lamaran Kerja Steve Jobs Dilelang, Laku Rp 4,9 Miliar
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Tidak Ada PHK di Streamlining Telkom, Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit
-
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa
-
Ancaman Pasokan Memanas, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS per Barel
-
Demi Saingi Singapura-Dubai, Purbaya Kasih Insentif Pajak 0% hingga 50 Tahun ke Investor PFII
-
IWIP Terapkan Prinsip Ekonomi Sirkular Kelola Sampah Domestik
-
Kenapa Login Sulingjar 2026 Gagal Terus? Ini Cara Mengatasinya
-
Warna Pintu Utama Rumah yang Baik Menurut Feng Shui, Dipercaya Membawa Energi Positif
-
Vietnam Gemetar Hadapi Skuad Mewah Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Peluang untuk Beli, Emas Antam Lagi Murah Jadi Rp2,6 Juta/Gram
-
Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara