"Terlepas dari seberapa cepat kita menurunkan emisi, kita mungkin melihat sekitar 15-30 cm kenaikan permukaan laut rata-rata global hingga pertengahan abad ini," kata Dr Bob Kopp, direktur Institute of Earth, Ocean, and Atmospheric Sciences.
Para ahli memperingatkan bahwa peristiwa permukaan laut ekstrem yang sebelumnya terjadi sekali dalam 100 tahun dapat terjadi setiap tahun pada 2100.
Namun, Dr Kopp mencatat umat manusia masih memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan pada kenaikan permukaan laut dengan mengurangi emisi.
Permukaan laut telah meningkat semakin pesat sejak sekitar 1970 dan dalam 100 tahun terakhir.
Permukaan laut telah meningkat lebih dari abad mana pun selama setidaknya tiga milenium terakhir.
Permukaan laut rata-rata global telah meningkat dengan kecepatan sekitar empat milimeter per tahun selama dekade terakhir.
Mengingat hampir setengah dari populasi global yang tinggal dalam jarak 60 mil dari pantai, kenaikan permukaan laut pasti berdampak pada sebagian besar orang di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Peringatan IPCC : 20 Tahun Lagi Akan Terjadi Bencana Hancurkan Bumi
-
Bersiap Kirim Manusia pada 2037, NASA Ciptakan Simulasi Habitat Mars
-
NASA Akan Kirim Misi ke Asteroid Senilai 10.000 Kuadriliun Dolar AS
-
PBB: Terlambat Sudah, Dunia Sedang Menuju Kehancuran Akibat Perubahan Iklim
-
Percobaan Pertama, NASA Gagal Kumpulkan Sampel Batuan Mars
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya