Suara.com - Berdasarkan laporan terbaru dari situs riset industri aplikasi Sensor Tower, PUBG Mobile berhasil menempati posisi teratas dalam grafik pendapatan. Selama periode Juli 2021, game tersebut memperoleh pendapatan sebanyak 299 juta dolar AS atau Rp 4,3 triliun.
Angka pendapatan ini membuat PUBG Mobile mengungguli Honor of Kings dan Genshin Impact sebagai game terlaris.
Sensor Tower mencatat bahwa sekitar 68,4 persen pendapatan PUBG Mobile berasal dari China (dengan versi lokal Game For Peace), disusul 6,7 persen dari Amerika Serikat dan 6 persen dari Turki.
Honor of Kings dari Tencent adalah game seluler berpenghasilan tertinggi kedua di dunia selama Juli 2021 dengan pendapatan kotor sebesar 231,2 juta dolar AS atau Rp 3,3 triliun.
PUBG Mobile dan Honor of Kings terus mendominasi game seluler dalam beberapa bulan terakhir. Hanya dalam waktu 7 bulan, PUBG Mobile telah melampaui pendapatan 1,5 miliar dolar AS dan kemungkinan besar akan melampaui 2 miliar dolar AS pada bulan Agustus 2021.
Dikutip dari Sportskeeda, Ini adalah kedua kalinya dalam tahun 2021 PUBG Mobile menduduki puncak grafik pendapatan.
Dalam tabel yang diunggah oleh Sensor Tower, pendapatan PUBG Mobile selama Juli 2021 mengalahkan game populer seperti Honor of Kings, Genshin Impact, Pokemon Go, hingga Free Fire.
Tiga game seperti PUBG Mobile, Honor of Kings, dan Genshin Impact menempati posisi tiga besar dalam grafik pendapatan tertinggi di App Store. Sementara Coin Master, Pokemon Go, dan Free Fire menempati tiga besar penghasilan tertinggi selama Juli 2021 di Play Store.
Pasar game seluler global menghasilkan 7,6 miliar dolar AS (Rp 109.3 triliun) dari pembelanjaan pemain di App Store dan Google Play pada Juli 2021, menandai peningkatan 7,2 persen dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Susah Tidur karena Keseringan Main Game? Ini Cara Mengatasinya
Sebagai pemuncak, PUBG Mobile mengalami pertumbuhan 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 26,7 persen dibandingkan Juli 2020. Berikut game seluler terlaris selama Juli 2021:
- PUBG Mobile (Tencent)
- Honor of Kings (Tencent)
- Genshin Impact (miHoYo)
- Pokemon Go (Niantic)
- Roblox (Roblox)
- Coin Master (Moon Active)
- Candy Crush Saga (King)
- Uma Musume Pretty Derby (CyberAgent)
- Free Fire (Garena)
- Three Kingdoms Tactics (Alibaba)
Itulah tadi game seluler terlaris periode Juli 2021 yang dipuncaki oleh PUBG Mobile, mana game favorit kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh
-
5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake