Suara.com - Para fisikawan menemukan metode mencuci tangan yang sempurna untuk membersihkan partikel bakteri dan virus, termasuk virus Corona (Covid-19).
Para ahli menemukan setidaknya dibutuhkan sekitar 20 detik untuk membersihkan partikel virus atau bakteri dari tangan.
Cara ini mungkin tidak asing karena sejalan dengan apa yang direkomendasikan oleh sebagian besar pakar kesehatan masyarakat.
Penelitian ini diterbitkan di jurnal Physics of Fluids.
Para peneliti menciptakan model matematika sederhana untuk mensimulasikan pergerakan partikel virus atau bakteri selama mencuci tangan.
Dalam model, tangan diwakili oleh dua permukaan kasar yang bergerak melewati satu sama lain untuk meniru tangan, yang menggosok bersama dan dipisahkan oleh lapisan tipis cairan.
Model menunjukkan bahwa partikel tertarik ke permukaan kasar dan sejumlah energi diperlukan agar partikel lolos ke dalam cairan.
Gerakan tangan yang lebih cepat menciptakan aliran cairan yang lebih kuat dan menghilangkan partikel dengan lebih mudah.
"Jika kita menggerakkan tangan terlalu lembut atau terlalu lambat, gaya yang diciptakan oleh aliran fluida tidak cukup besar untuk mengatasi gaya yang menahan partikel ke bawah," kata Paul Hammond, penulis penelitian dari Hammond Consulting Limited.
Baca Juga: 5 Tanda di Kuku Ini Mampu Ungkap Seseorang Pernah Terinfeksi Covid-19
Hammond menyamakan situasi ini dengan menghilangkan noda dari pakaian, di mana tindakan menggosok yang lebih cepat dapat menghilangkan noda dengan lebih mudah.
Dilansir dari Live Science, Rabu (18/8/2021), hasil akhir mengungkapkan bahwa sekitar 20 detik diperlukan untuk membersihkan partikel.
Hal itu sesuai dengan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang menyarankan orang untuk mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik.
Meskipun rekomendasi CDC tidak didasarkan pada pemodelan fisika seperti yang dilakukan para ahli dalam studi baru ini.
Hammond mencatat bahwa studi baru tidak memperhitungkan tindakan biologis sabun.
Sabun tidak hanya membantu mengangkat kotoran dan kuman dari tangan, tetapi juga mengganggu membran yang mengelilingi partikel virus atau bakteri.
Berita Terkait
-
Bikin Bingung Ilmuwan selama 100 Tahun, Ikan Paus Misterius Terlihat
-
Bisa Kebal 1 Tahun, Ilmuwan Temukan Pencegahan Malaria
-
Ilmuwan Sebut Varian Mematikan Lambda Kebal Vaksin?
-
Swiss Sentil China karena Pakai Ilmuwan Palsu untuk Hadang Berita Covid-19
-
Ilmuwan Australia Ciptakan Hidrogel untuk Pengobatan Penyakit Parkinson
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Prediksi Harga Samsung Galaxy A27 Beredar, Andalkan Chipset Snapdragon
-
6 HP Memori 512 GB Paling Murah untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
-
7 Video Kepanikan Warga Setelah Gempa Sulut M 7,6: Ada Tsunami hingga Bangunan Rusak
-
7 Kesalahan Penyebab Laptop Cepat Rusak bagi Pengguna Profesional Muda
-
6 HP Murah Tecno dengan Kamera Terbaik, Gambar Tajam Jadi Andalan
-
Update Harga iPhone April 2026: Diskon Besar hingga 30%, Ini Daftar Lengkapnya
-
6 Pilihan HP RAM 6 GB di Bawah Rp1,5 Juta pada April 2026, Multitasking Lancar Jaya
-
Video Detik-detik Tsunami Usai Gempa Sulut M 7.6, Muncul Peringatan di 10 Wilayah
-
3 Fitur Tersembunyi Samsung Galaxy S26 yang Diam-Diam Jadi Game Changer
-
Gempa Sulawesi Utara M 7.6 Picu Kehebohan, Warga Keluhkan Peringatan Tsunami Telat