Suara.com - Produsen chip semikonduktor asal Taiwan, MediaTek, mengakui bahwa perusahaannya kesulitan memenuhi permintaan konsumen karena adanya krisis chip yang melanda global.
"MediaTek tidak kebal akan kekurangan ini dan kami merasa bahwa situasi sekarang ini membuat kami lebih sulit untuk memenuhi kebutuhan pelanggan daripada situasi-situasi sebelumnya," kata Cedric Chang, Deputy Director Corporate Sales of Southeast Asia MediaTek, dalam konferensi pers virtual bersama Poco Indonesia, Rabu (1/9/2021).
Chang mengaku, kendala dan tantangan yang disebabkan oleh pandemi sekaligus krisis chip turut berdampak pada permintaan produk dari konsumen yang makin tinggi.
"Misalnya untuk Chromebook, perangkat gaming, smartphone, hingga router WiFi," tambah Chang.
Jika melihat kembali dari rekam jejak MediaTek sejak 2019-2020, Chang mengklaim bahwa pihaknya dapat mengelola permintaan pelanggan dengan baik.
Dilihat dari hasil riset terakhir yang diluncurkan Counterpoint, MediaTek memang berhasil menjadi pemimpin di pasar smartphone dengan pangsa 38 persen per Q2 atau kuartal dua 2021.
Mengutip laman Counterpoint, Kamis (2/9/2021), MediaTek terus mengungguli sang pesaing, Qualcomm, sejak Q3 2020 hingga Q2 2021.
Rincinya, MediaTek mendapatkan pangsa pasar 31 persen di Q3 2020, 22 persen di Q4 2020, 35 persen di Q1 2021, dan 38 persen di Q2 2021.
Sementara Qualcomm berada di bawah MediaTek sejak Q3 2020 dengan rincian 29 persen di Q3 2021, 28 persen di Q4 2020, 29 persen di Q1 2021, dan 32 persen di Q2 2021.
Baca Juga: Dikonfirmasi, Realme 8i Akan Mengusung Chipset Anyar dari MediaTek
"MediaTek telah lebih berhasil dalam memenuhi permintaan pelanggan," kata Chang.
Berita Terkait
-
Garap HP Baru, Realme Andalkan Chipset Handal Dimensity 810
-
Melesat, MediaTek Alami Peningkatan Pendapatan di Kuartal Kedua 2021
-
Terungkap, MediaTek Kompanio 1300T Ditujukan untuk Perangkat Ini
-
CEO Intel Ungkap Krisis Chip Terus Berlanjut hingga 2023
-
Performa Lebih Kencang, MediaTek Dimensity 1300T Diprediksi Siap Meluncur
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Maret 2026, Klaim Pemain Ramadan 115-117 dan 2.000 Gems
-
Terpopuler: 6 HP Tahan Banting buat Jangka Panjang, Samsung Galaxy S26 Bisa Dicicil Rp600 Ribu
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI