Suara.com - China berambisi untuk memperluas kemampuan eksplorasi luar angkasa dan negara itu tampaknya menargetkan Mars kembali untuk mengirim misi selanjutnya berupa helikopter tak berawak.
Pusat Sains Luar Angkasa Nasional China (NSSC) sedang mengembangkan helikopter yang memiliki kemiripan sangat mencolok dengan helikopter Ingenuity milik NASA, yang saat ini berada di Mars.
Helikopter tersebut memiliki empat kaki kurus yang terentang, dua rotor yang ditumpuk satu sama lain, dan badan pesawat yang disederhanakan. Diduga ini adalah cara China berupaya menyaingi helikopter NASA yang sukses di Planet Merah.
Laporan dari NSSC menunjukkan bahwa helikopter yang disebut "pesawat jelajah Mars" telah lulus tinjauan dan siap maju ke tahap pengembangan berikutnya.
Dilansir dari Gizmodo pada Jumat (3/9/2021), helikopter itu ditujukan untuk berpatroli di lanskap permukaan Mars dan melanjutkan eksplorasi China di Planet Merah.
Untuk itu, pesawat jelajah Mars akan dilengkapi dengan spektrometer untuk survei udara dan geologi planet.
Penampakan helikopter ini mendapat kritikan, salah satunya Andrew Jones dari SpaceNews yang menyebut bahwa China mengkloning helikopter Ingenuity NASA.
Meski begitu, prestasi China dalam bidang antariksa telah berkembang pesat dan mengejar negara pemain utama lainnya dalam eksplorasi luar angkasa.
China sebelumnya mengirim penjelajah ke Bulan dan Mars dan negara itu saat ini sedang membangun stasiun luar angkasanya sendiri yang disebut Tiangong.
Baca Juga: NASA Optimis Sukses Ambil Sampel Batu Mars Pertama
Dalam rencana ambisiusnya, China berharap dapat mengirim misi berawak ke Mars pada 2033 dan bahkan membuat pesawat luar angkasa ultra-large yang membentang bermil-mil.
China bukan satu-satunya peniru dalam hal luar angkasa. Soviet memiliki pesawat ulang-alik sendiri dan Rusia baru-baru ini mengungkapkan desain untuk roket yang dapat digunakan kembali, di mana desain tersebut tampak persis seperti Falcon 9 milik SpaceX.
Berita Terkait
-
Helikopter Apache Jatuh, AS Menggila! Iran Dibombardir di Selat Hormuz
-
Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas
-
Tenaga Surya Tak Cukup, NASA Nekat Bangun Pembangkit Nuklir Demi Bangun Koloni di Bulan
-
NASA Siapkan ' Buruh Robot' Masa Depan: Kecerdasan Buatan dan Drone Bakal Bangun Pangkalan di Bulan
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Asus ROG Tetapkan Standar Baru Handheld Gaming PC lewat Xbox Ally X20 Berlayar OLED
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Pesaing Redmi K Pad 2, Honor Siapkan Tablet Gaming dengan Chip Flagship
-
Bocoran Samsung Galaxy A18 Beredar, HP Murah Pertama dengan One UI 9 dan Layar AMOLED
-
Industri Storage Berubah! Lexar Kenalkan AI Storage Core PC dan Gaming
-
Killer Bean Resmi Masuk Steam, Bawa Meme Biji Kopi Populer ke Dunia Game
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti