Suara.com - Rumus massa jenis adalah salah satu materi pelajaran sains, yakni fisika. Massa jenis disebut juga dentitas yang terdapat pada suatu benda, baik itu cair, padat, maupun gas.
Massa jenis dapat diartikan sebagai pengukuran massa setiap satuan volume benda. Pelajaran tentang massa jenis relatif dekat dengan kehidupan sehari-hari. Makanya mengetahui rumus massa jenis juga penting.
Contoh di kehidupan sehari-hari, fenomena air dan minyak yang tidak tercampur di dalam gelas karena keduanya memiliki massa jenis yang berbeda. Massa jenis air lebih besar dibandingkan minyak. Oleh karena itu, mempelajari rumus massa jenis sangatlah penting.
Dalam ilmu Fisika, pengertian massa jenis adalah ukuran kerapatan suatu benda yang dinyatakan dalam berat benda tiap satuan volume benda tersebut.
Sebagai patokan, air memiliki massa jenis 1000 kilogram per meter kubik. Maka zat dengan massa jenis lebih besar akan tenggelam dalam air. Misalnya, bila dimasukan besi dengan massa jenis 7874 kilogram per meter kubik kedalam air tersebut, maka akan tenggelam.
Contoh lainnya, udara memiliki massa jenis 1,2 kilogram per meter kubik yang berarti massa jenisnya lebih besar dari massa jenis air. Hal inilh yang menyebabkan terdapat gelembung udara naik dari dasar gelas ke permukaan.
Massa jenis disimbolkan (ρ) yang dibaca 'rho'. Sementara itu, massa benda disimbolkan dengan huruf (m), dan volume benda (v).
Rumus Massa Jenis
Baca Juga: Perbedaan Massa dan Berat beserta Definisinya
Berikut rumus massa jenis:
ρ = m/V
Satuan untuk massa jenis antara lain:
- kilogram per meter kubik (kg/m pangkat 3)
- kilogram per liter (kg/L)
- gram per mililiter (g/mL)
- miligram per desiliter (mg/dL)
- metrik ton per meter kubik (t/m pangkat 3)
- gram per kubik sentimeter (g/cc).
Berikut contoh soal dan penjelasannya.
Sebuah benda yang bermassa 150 gram dimasukkan ke dalam gelas ukur berisi air 50 mL. Setelah dimasukkan benda, volume air menjadi 100 mL. Tentukan berapa massa jenis batu tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI