Suara.com - Akses layanan internet Telkomsel diklaim berangsur pulih setelah mengalami gangguan sejak 19 September kemarin, demikian dikatakan Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin.
"Kami terus melakukan perbaikan jaringan internet yang rusak," kata Denny dalam siaran pers, Rabu (22/9/2021).
Lebih lanjut Denny mengatakan Telkomsel memohon maaf atas kacauanya layanan yang dialami hampir oleh seluruh pengguna operator seluler pelat merah tersebut selama beberapa hari terakhir.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang masih terdampak gangguan yang terjadi," kata Denny lebih lanjut.
Denny juga berjanji Telkomsel akan memberikan informasi terkini tentang perkembangan upaya pemulihan layanannya di Tanah Air.
Layanan Telkomsel dan Indihome kacau sejak Minggu (19/9/2021) di hampir seluruh Indonesia. Telkom, selaku induk dua perusahaan, mengatakan masalah layanan itu dipicu oleh gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa (Jawa, Sumatera, dan Kalimantan) ruas Batam – Pontianak pada Minggu sekitar pukul 17.33 WIB.
Akibatnya layanan internet Telkomsel dan Indihome di sebagian Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Natuna, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua mengalami gangguan.
Dampaknya dari kacaunya layanan tersebut sangat luas. Mulai dari anak-anak sekolah yang tak bisa mengikuti pelajaran online, orang-orang tak bisa bekerja dan berdagang, sampai tertundanya Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS pada 20 - 21 September.
Untuk yang terakhir, Badan Kepegawaian Negara bahkan sampai harus menjadwal ulang SKD CPNS di banyak daerah. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo meminta Telkom bekerja keras melakukan reroute jaringan telekomunikasi untuk kelancaran tahapan tes SKD CPNS.
Baca Juga: Jaringan Telkomsel Terganggu, Driver Ojek Online Terpaksa Menganggur
Lebih dari itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia mendesak Telkom untuk tidak saja transparan soal gangguan layanan yang dialami, tetapi juga menuntut agar Telkom memberikan kompensasi kepada pelanggan yang telah dirugikan.
"Sebagai bentuk perlindungan konsumen, PT Telkom tidak cukup hanya meminta maaf. Sudah selayaknya memberikan kompensasi kepada konsumen/pelanggan terdampak," kata Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Agus Suyatno.
Menurutnya, mekanisme kompensasi yang dilakukan bisa mencontoh dari PLN. PT Telkom bisa memberikan kompensasi seperti pengurangan atau pembebasan tagihan yang dieksekusi pada bulan berikutnya.
"Bahkan, perlu jaminan bahwa selama kendala dan gangguan belum teratasi dengan baik, maka konsumen dibebaskan dari kewajiban membayar," tegas Agus.
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Spektrum Baru Bikin Internet Lebih Cepat hingga Pelosok, Telkomsel Siapkan Lompatan Jaringan 5G
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
CapCut Resmi Hadir di MyTelkomsel, Telkomsel Permudah Akses Editing Video AI bagi Kreator Konten
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?