Suara.com - Telkomsel menggelar jaringan 5G di Bumi Cendrawasih untuk pertama kalinya, sekaligus menghadirkan pengalamam digital teknologi terbaru dalam momentum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Selama perhelatan olahraga nasional tersebut berlangsung, masyarakat serta pengunjung dapat menikmati pengalaman menggunakan jaringan 5G.
Semua ini dinikmati melalui gelaran showcase ‘Telkomsel 5G Experience Center’ yang berada di kawasan Stadion Lucas Enembe, Papua.
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam menyampaikan dukungannya terhadap gelaran PON XX Papua 2021, dengan menghadirkan pengalaman konektivitas digital berteknologi jaringan broadband terdepan 5G untuk masyarakat Papua.
"PON XX Papua 2021 menjadi salah satu yang tepat untuk lebih memperkenalkan dan memberikan pengalaman akses konektivitas digital berteknologi terdepan 5G yang berdampak positif kepada masyarakat di kawasan Indonesia Timur, terutama Papua," jelasnya.
Seperti diketahui, teknologi jaringan 5G dapat menghadirkan pengalaman akses broadband lebih prima dibandingkan generasi sebelumnya.
Di antaranya koneksi data lebih cepat untuk download dan streaming yang lebih lancar, tingkat latensi yang sangat rendah mampu membuat koneksi jadi lebih responsif, hingga menghubungkan lebih banyak perangkat tanpa menurunkan kualitas jaringan.
Selama periode persiapan gelaran jaringan 5G di Papua, Telkomsel telah melakukan uji kecepatan jaringan 5G di Sorong dan mencatatkan kecepatan download hingga 1Gbps dengan latensi 8ms.
Telkomsel membawa pengalaman digital teknologi 5G dengan menggelar ‘Telkomsel 5G Experience Center’ di Stadion Lucas Enembe.
Baca Juga: Horas! Pengenalan Jaringan 5G XL Axiata Jangkau Medan
Sejumlah use case yang didukung teknologi 5G juga telah disiapkan bagi masyarakat Papua dan para pengunjung.
Di antaranya 5G virtual reality (VR) live yang menghadirkan momen virtual kondisi secara langsung di dalam stadion.
Kemudian, 5G VR based drone untuk melihat seluruh area stadion dan 5G VR Tourism yang menyajikan konten edukasi kekayaan alam serta budaya Papua dengan pengalaman digital yang berbeda.
Dalam kesempatan ini, Telkomsel juga memperkenalkan fitur self-provisioning layanan 5G yang dapat diakses melalui aplikasi MyTelkomsel.
Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengonfirmasi apakah perangkat, simcard, lokasinya sudah memungkinkan untuk mendapatkan akses jaringan dan layanan Telkomsel 5G.
Fitur ini memungkinkan pelanggan juga dapat melakukan aktivasi/provisioning profil 5G untuk nomor ponselnya.
Untuk dapat menikmati jaringan dan layanan Telkomsel 5G secara maksimal, pelanggan harus memastikan nomor telah mengaktifkan layanan 5G, smartphone yang mendukung jaringan Telkomsel 5G, menggunakan SIM card lama dengan tipe USIM, dan berada di lokasi sudah tercakup jaringan 5G.
“Kami berharap, kehadiran pengalaman konektivitas digital melalui Telkomsel 5G ini dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemajuan yang lebih komprehensif bagi masyarakat Papua," tutup Hendri.
Berita Terkait
-
Tim Panjat Tebing NTB Sabet Emas PON Papua, Nurul Iqamah: Mimpi 4 Tahun Terwujud Hari Ini
-
Tanggapi Cuitan Natalius Pigai, Gibran Jamin Keamanan Warga Papua di Kota Solo
-
Jawa Barat dan Riau Berbagi Emas Panahan Nomor Compound PON Papua
-
Taklukkan Taekwondoin Jakarta, Adam Persembahkan Emas untuk Jawa Barat
-
PON Papua: Adam Yazid Ferdyansyah Sumbang Emas Taekwondo untuk Jabar
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere