Suara.com - Platform streaming game, Twitch, dilaporkan kena retas oleh hacker anonim. Data 125GB berisi informasi internal perusahaan bocor di forum online.
Secara rinci, data Twitch yang bocor ini berisi source code, informasi terkait produk yang belum dirilis, hingga detail pembayaran atau gaji ke kreator Twitch.
Twitch sendiri telah mengkonfirmasi bahwa insiden kebocoran data itu benar terjadi.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa pelanggaran telah terjadi. Tim kami bekerja dengan cepat untuk memahami sejauh mana ini terdampak," kata Twitch, dikutip dari The Verge, Kamis (7/10/2021).
Kebocoran data ini disebut sebagai part I, yang menandakan bahwa informasi penting lain bakal turut diunggah.
Terkait gaji streamer Twitch, beberapa streamer mengaku bahwa informasi yang dibocorkan 100 persen memang akurat.
Ada pula streamer yang mengaku detail tersebut hampir benar mendekati jumlah penghasilan dari Twitch.
Dikutip dari BBC, data yang bocor ini diketahui berasal dari informasi pembayaran sejak Agustus atau September 2019 hingga Oktober 2021.
Adapun gaji streamer yang diungkap adalah mereka yang berpenghasilan tertinggi sekaligus terkenal seperti Dungeons & Dragons, CriticalRole, Canadian xQC, and American Summit1g.
Baca Juga: Situs Pemerintah Indonesia Diretas Mustang Panda, Kelompok Hacker China?
Kebocoran data ini memang tidak menyertakan informasi penting lain seperti email atau password pengguna Twitch.
Diperkirakan hacker memang fokus pada tools atau informasi perusahaan ketimbang akun pribadi pengguna.
Twitch sendiri meminta pengguna untuk mengubah password mereka. Streamer juga disarankan untuk mengaktifkan two-factor authentication jika belum melakukannya.
Berita Terkait
-
Bantah Diretas Hacker China, BIN: Masyarakat Jangan Mudah Percaya Isu
-
Klaim Servernya Aman Terkendali, BIN: Kami Tak Diretas Hacker Asal China
-
Alfons Tanujaya: Hacker China Retas 10 Kementerian dan Lembaga Indonesia Jangan Diremehkan
-
Jangan Anggap Remeh Laporan Peretasan BIN oleh Hacker China
-
Situs BIN Dibobol Hacker China, Komisi I DPR: Tidak Perlu Panik
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga