Suara.com - Abdulrazak Gurnah, novelis asal Tanzania, memenangkan Nobel Sastra 2021 demikian diumumkan Akademi Swedia pada Kamis (7/10/2021).
Gurnah, 72, memenangkan Nobel Sastra 2021 karena novel-novelnya dinilai telah berhasil "mempenetrasi efek kolonialisme dan nasib para pengungsi tanpa kenal kompromi dan dengan penuh belas kasih."
Gurnah adalah penulis kulit hitam asal Afrika kedua yang memenangkan Nobel Sastra setelah Wole Soyinka, sastrawan asal Nigeria memenangkan penghargaan tersebut pada 1986.
Novel-novel Gurnah antara lain adalah Paradise - yang berlatar belakang Afrika Timur selama Perang Dunia I, Desertion, dan yang terbaru Afterlives demikian diwartakan Reuters.
Gurnah meninggalkan Afrika sebagai pengungsi pada 1960an. Ia, kala itu seorang pelajar, terusir dari negerinya akibat penganiayaan terhadap warga keturunan Arab di Zanzibar, wilayah bekas jajahan Inggris.
Ia baru bisa kembali ke Zanzibar pada 1984, untuk menjenguk ayahnya. Tak lama kemudian, ayah Gurnah wafat.
Gurnah, yang mengaku sedang berada di dapur saat menerima kabar bahagian itu, mengatakan tadinya ia mengira informasi itu hanya candaan belaka.
"Saya kita itu cuma prank. Kabar seperti ini biasanya sudah beredar berminggu-minggu dan bahkan beberapa bulan sebelumnya," kata dia seperti dilansir dari The Guardian.
"Saya merasa tersanjung atas penghargaan ini dan karena disejajarkan dengan para penulis yang lebih dulu menerima Nobel Sastra," imbuh dia.
Baca Juga: Daftar Penerima Hadiah Nobel 2020
Afterlives, novel terbarunya yang terbit 2020 lalu, berkisah tentang Ilyas yang dirampas oleh tentara penjajah Jerman dari keluarganya. Saat dewasa, ia kemudian memerangi kaumnya sendiri.
Gurnah lahir pada 1948. Ketika Zanzibar dilanda revolusi pada 1964, warga keturunan Arab menjadi korban persekusi dan Gurnah terpaksa meninggalkan kampung halamannya itu pada usia 18 tahun.
Ia mulai menulis pada usia 21 tahun sebagai seorang pengungsi di Inggris. Ia menulis dalam bahasa Inggris, meski Swahili adalah bahasa ibunya. Novel pertamanya, Memory of Departure, diterbitkan pada 1987.
Berita Terkait
-
Saat Alwijo "Memasak" Judul Wattpad Abal-abal: Layak Dapat Nobel atau Cuma Viral?
-
5 Rekomendasi Novel Karya Laszlo Krasznahorkai: Peraih Nobel Sastra 2025
-
Raih Nobel Sastra 2024, Han Kang Siap Rilis Buku Baru 'Light and Thread'
-
Ulasan Novel Mata Malam: Duka dari Catatan Kelam Sejarah Korea Selatan
-
Profil dan Karya Han Kang, Penulis Pertama Korea yang Terima Nobel Sastra
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris