Suara.com - Penggemar game sepak bola cukup dikejutkan dengan pergantian nama Pro Evolution Soccer atau PES menjadi eFootball pada kuartal ketiga lalu. Bak meniru langkah Konami, petinggi Electronic Arts (EA) mempertimbangkan perubahan nama pada game FIFA.
Menurut keterangan dari situs resmi EA, petinggi perusahaan turut membeberkan detetan statistik yang dikumpulkan pada platform game FIFA. Mereka mengumumkan bahwa sejauh ini sudah ada 9,1 juta pemain yang bergabung di game FIFA.
Terdapat pula 7,6 juta Ultimate Team dan 460 juta pertandingan yang telah dibuat. Cam Weber, General Manager EA Sports, menjelaskan pada Kamis (07/10/2021) bahwa mereka siap menjajaki gagasan untuk meninjau kembali hak penamaan dengan FIFA.
"Luasnya kemitraan dan ekosistem konten berlisensi akan memungkinkan kami untuk terus menghadirkan keaslian yang tak tertandingi dalam game sepak bola EA Sports, sekarang dan selama bertahun-tahun yang akan datang. Saat melihat ke depan, kami juga mengeksplorasi ide untuk mengganti nama game sepak bola EA Sports. Ini berarti kami sedang meninjau perjanjian hak penamaan dengan FIFA, yang terpisah dari semua kemitraan dan lisensi resmi kami yang lain di seluruh dunia sepak bola," kata Cam Weber.
Dalam keterangan sebelumnya, Weber turut membeberkan 300 pemberi lisensi lain yang dibayar EA untuk memberikan pengalaman otentik pada game FIFA.
Dikutip dari Polygon, ratusan lisensi dapat memberikan EA akses ke lebih dari 17 ribu atlet di 700+ tim, 100 stadion, dan lebih dari 30 liga di seluruh dunia.
Weber tidak menyebutkan secara detail alasan EA Sports dalam berencana mengubah nama game sepak bolanya. Dia mencatat bahwa "ini untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi penggemar sepak bola di mana saja. Untuk melakukan itu, kami mulai mendengar para pemain kami.” Mereka berencana menghadirkan pengalaman sepak bola yang inovatif di seluruh platform baru.
Di sisi lain, Konami sudah meluncurkan eFootball 2022 ke beberapa platform. Jika masih ingat, banyak penggemar yang menyerukan "RIP PES" pada Juli lalu ketika Konami mengumumkan pergantian nama.
Sayangnya, meski Konami mencoba menghadirkan gameplay dan tampilan baru, eFootball 2022 justru banjir ulasan negatif di Steam.
Baca Juga: Game The Last of Us Part 2 Bisa Dimainkan Lewat PlayStation Now
Game terbaru dari Konami itu mendapatkan peringkat "Overwhelmingly Negative" atau "Sangat Negatif" dari belasan ribu ulasan. Apabila langkah pengubahan nama diikuti oleh EA, semoga saja mereka menyiapkan kejutan positif pada game sepak bola mereka selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris