Suara.com - Dompet digital milik Gojek, GoPay, resmi dihadirkan di Tokopedia. GoPay juga sudah menggantikan OVO sebagai platform pembayaran yang sebelumnya muncul halaman utama Tokopedia.
VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan, kehadiran GoPay di halaman Tokopedia dilakukan demi memberikan kemudahan lebih bagi masyarakat.
"Tokopedia sebagai bagian dari Grup GoTo telah menambahkan metode pembayaran uang elektronik GoPay ke dalam platform kami. Harapannya, integrasi ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat mengadopsi platform digital," ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (14/10/2021).
Nuraini menyebut, Tokopedia selama ini menyediakan sejumlah metode pembayaran untuk memungkinkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia menikmati kemudahan bertransaksi online, mulai dari transfer antar bank, kartu kredit, uang elektronik, hingga gerai offline seperti minimarket maupun kantor pos.
Ia mengatakan konsumen masih bisa menggunakan metode pembayaran yang selama ini muncul di Tokopedia. Meskipun tidak disebutkan secara rinci, itu artinya OVO bisa tetap digunakan sebagai alat pembayaran.
"Konsumen Tokopedia di sisi lain tetap dapat menggunakan semua metode pembayaran yang selama ini tersedia di Tokopedia sesuai dengan preferensi dan kenyamanan masing-masing," ujarnya.
Senada dengan Nuraini, pihak OVO Indonesia juga menyebutkan bahwa OVO akan tetap hadir sebagai salah satu metode pembayaran di ekosistem Tokopedia.
"Terkait penggunaan OVO di ekosistem Tokopedia dan Lippo Group, telah disepakati OVO akan tetap hadir sebagai salah satu metode pembayaran di ekosistem tersebut. OVO berterima kasih atas dukungan Tokopedia dan Lippo Group selama ini," kata OVO saat dihubungi terpisah.
Selain itu, OVO juga menyampaikan soal informasi terkait Grab meningkatkan kepemilikan saham OVO dari 39 persen ke 90 persen. Menurutnya, perubahan struktur kepemilikan ini merupakan bagian wajar dari perjalanan perusahaan teknologi.
Baca Juga: GoPay Resmi Gantikan OVO di Halaman Depan Tokopedia
"Sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan Bank Indonesia, saat ini Manajemen OVO sedang aktif berkonsultasi dan berkoordinasi sesuai arahan Bank Indonesia, agar restrukturisasi yang sedang dilakukan oleh perusahaan senantiasa selaras dengan peraturan Bank Indonesia dan regulasi pemerintah lainnya," ujar OVO.
Selanjutnya, OVO bersama dengan Grab telah menegaskan komitmen penuh kepada Bank Indonesia, OJK, dan pemerintah Indonesia untuk terus mendukung dan mengembangkan bisnis OVO ke depannya.
"Dengan dukungan para pemegang saham, termasuk sejumlah investor lokal yang akan segera masuk, OVO berharap untuk dapat mengakselerasi transformasi digital serta memainkan peranan sentral dalam memfasilitasi transaksi dalam ekosistem digital, sehingga turut menciptakan siklus pertumbuhan positif bagi masyarakat," tandas OVO.
Sebagaimana diketahui, GoPay resmi menjadi alat pembayaran utama di Tokopedia. Platform digital milik Gojek itu juga menggantikan OVO di posisi halaman utama.
Untuk menghubungkan GoPay ke akun Tokopedia, pengguna hanya perlu menautkan akun tersebut langsung dari aplikasi. Selanjutnya, GoPay akan mengirimkan kode OTP lewat SMS dan mengarahkan pengguna untuk memasukkan kode sandi enam digit sesuai yang ada di GoPay.
Akan tetapi, pengguna Tokopedia masih bisa memakai OVO sebagai alat pembayaran. Namun mereka mesti mengubah pembayaran utama dari GoPay menjadi OVO.
Tag
Berita Terkait
-
AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
-
Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank
-
TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
5 HP Murah RAM Besar Harga Rp1 Juta Terbaik sesuai Review
-
5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026
-
Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia
-
Perjalanan Mr Tauseef Membangun Karier sebagai Kreator Digital Gaming Indonesia
-
4 Rekomendasi HP 5G Rp 3 Jutaan Juli 2026, Pilihan Terbaik Sebelum Makin Mahal
-
5 Kelebihan Samsung Galaxy A27 5G Dibanding Pendahulunya untuk Investasi Jangka Panjang
-
Apakah HP Harus Rutin Di-restart? Ketahui Waktu yang Tepat dan Manfaatnya
-
AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar
-
4 HP Android Rp3 Jutaan Terbaik Paling Banyak Diburu, Spek Dewa untuk Gaming dan Fotografi
-
Investor Indonesia Kini Bisa Akses Saham Nvidia, SpaceX hingga Tesla Lewat Blockchain