Suara.com - Facebook akhirnya merilis cadangan obrolan terenkripsi end-to-end WhatsApp untuk iOS dan Android.
Perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg ini telah menawarkan enkripsi end-to-end untuk obrolan selama bertahun-tahun.
Perubahan baru ini, memungkinkan kamu mendapatkan tingkat enkripsi yang sama dengan cadangan.
Fitur ini akan diluncurkan "perlahan" untuk orang-orang di versi terbaru aplikasi, sebagaimana melansir dari The Verge, Sabtu (16/10/2021).
Cadangan WhatsApp disimpan di iCloud atau Google Drive, tetapi itu berarti Apple atau Google dapat menyerahkan cadangan kepada pemerintah atau penegak hukum jika terpaksa.
Dengan perubahan yang tersedia, kamu sudah dapat mengamankan cadangan cloud WhatsApp dengan kata sandi atau kunci enkripsi 64 digit.
Secara teoritis berarti bahwa tidak ada orang lain selain kamu yang dapat mengakses cadangan.
Seperti diketahui, jika kamu mencadangkan pesaan WhatsApp ke lokasi yang berbeda, maka enkripsi berada di luar kendali perusahaan.
"Mulai hari ini, kami menyediakan lapisan keamanan opsional tambahan untuk melindungi cadangan yang disimpan di Google Drive atau iCloud dengan enkripsi end-to-end," tulis Facebook dilansir laman The Sun.
Baca Juga: Cara Backup Data WhatsApp ke Google Drive Biar Gak Hilang
"Tidak ada layanan perpesanan global lain pada skala ini yang memberikan tingkat keamanan ini untuk pesan, media, pesan suara, panggilan video, dan cadangan obrolan penggunanya," klaim Facebook.
"Baik WhatsApp maupun penyedia layanan cadangan kamu tidak akan dapat membaca cadangan atau mengakses kunci yang diperlukan untuk membukanya," janji Facebook.
Cara mengaktifkan cadangan terenkripsi end-to-end WhatsApp
- Pastikan kamu menggunakan WhatsApp versi terbaru, lalu buka Pengaturan.
- Klik Obrolan, Cadangan Obrolan, lalu Cadangan Terenkripsi end-to-end.
- Klik lanjutkan dan kemudian ikuti petunjuk untuk membuat kata sandi atau kunci enkripsi 64 digit.
- Kemudian, klik Selesai.
Sebelum melakukan ini, ingatlah bahwa kamu tidak akan dapat memulihkan obrolan jika lupa pin atau kata sandi baru kamu.
Berita Terkait
-
Update! Rekaman Suara WhatsApp Kini Bisa Dijeda
-
Viral Warga Keluhkan Kelakuan Ibu RT: Tadinya Kasihan Tapi Kalau Begini Ngeri
-
Syok Dapat Pesan Begini, Cewek Ini Curiga Ayahnya Berprofesi Anggota Intel
-
TERBARU Cara Download Whatsapp for PC Windows dan macOS
-
Cara Membuat Stiker WhatsApp Pakai Aplikasi Personal Sticker dan Background Eraser
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
2 HP Android Desain Kamera Boba 2 Miring Mirip iPhone 15, Harga Cuman Rp1 Jutaan
-
Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital
-
5 HP Android Mirip iPhone 17 Pro: Desain Mewah, Harga Merakyat Mulai Rp1 Jutaan
-
Intel Arc G-Series Resmi Meluncur, Prosesor Gaming Handheld Terbaru dengan Baterai Lebih Awet
-
Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026
-
Internet Bisnis dan Monitoring Jaringan Real-Time dari Telkom Solution
-
5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya
-
Jakarta Sky Fun Run 2026 Dorong Smart City Berkelanjutan
-
Gamer Indonesia Siap-siap Ragnarok Online Classic Buka Server EDDGA dengan Progres Cepat
-
Ancaman Cyberbullying dan Pornografi Meningkat, Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS