Suara.com - Direktur Eksekutif ICT Institute sekaligus pengamat teknologi Heru Sutadi mengatakan, pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi PeduliLindungi sudah mulai efektif dalam memantau pergerakan masyarakat di masa pandemi COVID-19 namun masih harus dievaluasi kembali.
"Sekarang aplikasi PeduliLindungi sudah mulai efektif dengan terhubung ke sertifikat vaksinasi, testing, serta tempat kegiatan masyarakat. Hanya, data yang masuk akan diapakan, itu yang kita tidak tahu," kata Heru kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Meski penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah diberlakukan di banyak tempat seperti mal, hotel, tempat wisata, dan kantor, Heru mengatakan, jumlah tempat yang belum memberlakukan kebijakan tersebut juga tak kalah banyaknya.
"Banyak tempat tidak menggunakan aplikasi ini dan sanksinya masih belum jelas. Ini yang perlu dievaluasi kembali dan dilakukan perbaikan," ujarnya.
Heru menambahkan, pemerintah juga perlu menyiapkan solusi yang tepat karena Indonesia masih menghadapi kendala mengenai infrastruktur internet. Menurutnya, belum semua wilayah desa mendapatkan akses internet broadband sehingga penggunaan aplikasi PeduliLindungi belum bisa maksimal.
"Masih ada 12.548 desa masih tertinggal dalam hal internet. Kemudian, belum semua orang memiliki ponsel pintar, bahkan masih 2G, sehingga tidak bisa akses aplikasi PeduliLindungi. Ini kan harus ada solusinya," katanya.
Sehingga, lanjut Heru, pemerintah perlu menyediakan metode untuk mengakses aplikasi bagi pengguna yang tidak memiliki jaringan internet dan pengguna ponsel teknologi 2G.
Selain itu, menurut Heru, aplikasi PeduliLindungi juga harus lebih dimaksimalkan ke seluruh aktivitas masyarakat agar dapat mengoptimalkan fungsinya dalam membantu pemerintah menangani COVID-19.
Heru mengatakan, selain sebagai aplikasi untuk tracing dan arsip testing baik antigen, PCR, dan sertifikat vaksin, aplikasi PeduliLindungi juga harus ditingkatkan ke arah treatment atau perawatan bagi pasien positif.
Baca Juga: Aplikasi PeduliLindungi Efektif Cegah Penularan Covid-19
"Harus ditingkatkan ke arah treatment untuk pengobatan bilamana ada yang terinfeksi COVID-19. Saat ini kan masih dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi di masing-masing daerah," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pengamat : Aturan Pendaftaran Kartu SIM Card Masih Simpang Siur, Butuh Sosialisasi Meluas!
-
Operator Seluler Tak Boleh Simpan Data Biometrik Penduduk untuk Registrasi SIM Card
-
Transfer Data Pribadi RI ke AS, Pemerintah Dituntut Lakukan Hal Serupa ke Trump
-
PeduliLindungi Diblokir Komdigi usai Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online
-
Kronologi PeduliLindungi Diretas, Jadi Website Judi Online
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan