Suara.com - Samsung resmi mengumumkan edisi khusus Samsung Galaxy Watch 4 dan Samsung Galaxy Buds2 hasil kolaborasi dengan brand global ternama, Maison Kitsuné, yang tersedia secara terbatas di negara terpilih, termasuk di Indonesia.
Kolaborasi eksklusif ini menghadirkan desain ikonis Maison Kitsuné pada wearables anyar Samsung yang dilengkapi sinkronisasi khusus dengan smartphone Galaxy.
Maison Kitsuné adalah brand yang menampilkan fashion kontemporer terinspirasi mode dari Prancis dan Jepang.
Maka dari itu, Galaxy Watch 4 dan Galaxy Buds 2 Maison Kitsuné Edition hadir dengan ikon Galaxy Fox, yang autentik dan terinspirasi dari logo signature rubah dari Maison Kitsuné.
Konsumen bisa menemukan keberadaan Galaxy Fox yang melekat di berbagai detail perangkat, termasuk di strap Galaxy Watch4, case Galaxy Buds2, hingga pada boks dari masing-masing wearables.
“Kami sangat senang bisa menjadikan style kami yang unik dan ikonis sebagai desain terbaru dari wearable Samsung Galaxy,” ujar Gildas Loac selaku Co-Founder Maison Kitsuné dalam rilis yang diterima, Kamis (21/10/2021).
Galaxy Watch4 Maison Kitsuné Edition dibekali strap berwarna Moonrock Beige lengkap dengan detail logo rubah khas Maison Kitsuné dan pola yang eye-catching.
Konsumen juga akan mendapatkan strap tambahan berwarna Stardust Gray bertuliskan Maison Kitsuné dengan font yang khas, memungkinkan pengguna berganti gaya sesuai dengan pakaian yang akan dikenakan dan tampil makin fashionable.
Samsung pun memastikan bahwa Galaxy Watch4 Maison Kitsuné Edition menghadirkan fitur kesehatan terlengkap dari Galaxy Watch4 Series dan pengalaman One UI Watch–user interface paling intuitif dari Samsung untuk Galaxy Watch–yang optimal.
Baca Juga: Samsung Internet Browser Sekarang Telah Hadir ke Galaxy Watch4
Sementara Galaxy Buds2 Maison Kitsuné Edition hadir dalam balutan warna Moonrock Beige. Ada pula leather case berwarna Stardust Gray, lengkap dengan kehadiran logo signature Maison Kitsuné Fox.
Keberadaan si rubah bisa dilihat di buds kanan (separuh badan dan kepala) dan buds kiri (separuh badan dan ekor) sebagai simbol dari pengalaman audio berkualitas maksimal dari Samsung Galaxy Buds.
Segala keunggulan Galaxy Buds2, mulai dari dynamic two-way speakers, Active Noise Canceling, hingga rasa yang lebih pas dan nyaman di telinga, bisa dinikmati pengguna untuk pengalaman mendengarkan suara yang premium, jernih, dan immersive.
Stephanie Choi selaku Senior Vice President and Head of Global Marketing for Samsung Mobile menyatakan, Galaxy Watch 4 dan Galaxy Buds 2 Maison Kitsuné Edition merupakan perpaduan yang unik dan menarik antara teknologi wearable dengan seni gaya hidup (Art de Vivre).
“Kami memadukan teknologi dengan fashion dan musik untuk memungkinkan konsumen dalam menikmati gaya hidup yang lebih baik dan seimbang dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Harga Samsung Galaxy Watch 4 Maison Kitsuné edition dibanderol Rp 5.699.000, sementara harga Samsung Galaxy Buds 2 Maison Kitsuné Edition dijual Rp 3.499.000.
Pembelian Galaxy Watch4 dan Galaxy Buds2 Maison Kitsuné Edition dibuka pada 22 Oktober 2021 pukul 14.00 WIB dan hanya tersedia di www.samsung.com/id.
Pembeli juga bisa mendapatkan cashback hingga Rp 450.000 yang hanya berlaku pada tanggal 22 Oktober 2021.
Tag
Berita Terkait
-
Samsung Gunakan Wear OS di Galaxy Watch 4, Bagaimana Nasib Model Lawas?
-
Eksklusif! Smartfren eSIM Samsung Galaxy Watch4 Classic LTE, Kuotanya Lega
-
Krisis Chip, Samsung Indonesia Pastikan Stok Galaxy Z Fold 3 dan Flip 3 Aman
-
Absen Tahun Ini, Samsung Galaxy Note Akan Tetap Dapat Pembaruan Software
-
Samsung Galaxy Buds 2 Dirilis di Indonesia, Harga Rp 1,7 Juta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan