Suara.com - Seorang pengguna iPhone di San Francisco telah menggugat Apple karena perusahaan menolak untuk memperbaiki perangkat meskipun masih dalam garansi.
Theodore A. Kim mengajukan gugatan di San Francisco dengan nilai 1.383,13 dolar AS atau sekitar Rp 19,57 juta sesuai harga ponselnya, gugatan diajukan di pengadilan klaim kecil.
"Ini meratakan lapangan bermain sehingga hanya konsumen sederhana seperti saya yang dapat menuntut perusahaan besar tanpa harus khawatir mendapatkan pengacara dan semua hal lainnya," kata Theodore A. Kim kepada Insider dalam sebuah wawancara telepon.
Panitera menetapkan sidang pada pukul 13.30 WIB. pada 23 November 2021, menurut dokumen dilansir laman Insider, Senin (25/10/2021).
Apple tidak menanggapi permintaan Insider untuk berkomentar.
Ponsel yang digugat Kim awalnya dibeli dari penjual resmi Apple di Vietnam pada Oktober 2020, katanya.
iPhone 12 miliknya itu masih dalam garansi Apple hingga Oktober 2022.
Ketika Theodore A. Kim kembali ke AS selama pandemi, dia mengalami kesulitan mendapatkan telepon untuk membaca kartu sim miliknya.
Jadi dia menelepon Apple, dan mereka menyuruhnya untuk membawanya ke Apple Store lokal.
Baca Juga: Rekomendasi 3 Menu Sarapan Berbahan Kayu Manis, Ini Resep Mudahnya
"Jadi saya membawanya ke toko dan mereka mengirimkannya ke bengkel, kemudian mereka kembali dan berkata, 'Ya, kami tidak akan memperbaiki ini karena sudah dirusak,'" kata Kim.
"Dan saya berkata: 'Dirusak dengan cara apa?'" tanyanya.
Menurutnya, dia tidak mendapat jawaban. Sebaliknya, mereka mengembalikan telepon. Tapi sekarang tempat SIMnya rusak.
Beberapa minggu kemudian, Kim mengajukan keluhan ke Better Business Bureau (BBB). Apple menanggapi keluhan itu, mengatakan iPhone akan diperbaiki jika rusak saat perusahaan memilikinya.
"Apple menganggap masalah ini sudah selesai," kata perusahaan itu, menurut situs web BBB.
Karena Apple tidak akan memperbaiki telepon di bawah garansi, yang menurut Theodore A. Kim dibatalkan oleh perusahaan, dia menawarkan untuk membayar perbaikan. Namun perusahaan kembali menolak, katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan