Suara.com - Huawei, pada Jumat (29/10/2021) memperkenalkan Watch GT 3 terbaru yang memiliki fungsi serba guna. Tak hanya dapat memantau kegiatan olahraga, smartwatch ini hadir dengan desain mewah dan mampu memantau kesehatan setiap hari, cocok untuk kondisi pandemi saat ini.
Pengenalan smartwatch kali ini membawa dua model ukuran Huawei Watch GT 3, yaitu 46 mm dan 42 mm.
Huawei Watch GT 3 46 mm memiliki layar AMOLED 326PPI dengan ketebalan 11 mm, resolusi 466x466 piksel, berat 42,6 gram, dan pengisian pengisian daya nirkabel di mana baterai dapat tahan selama 14 hari.
Sementara Huawei Watch GT 42 mm hadir dengan layar AMOLED 3D Curved Glass 352PPI dengan resolusi 466x466 piksel, ketebalan 10,2 mm, dan ketahanan baterai hingga 7 hari.
Selain itu, jam tangan pintar ini juga menghadirkan rotating crown yang ditingkatkan untuk pengalaman interaktif, di mana memudahkan pengguna melakukan perintah saat tangan dalam keadaan basah dan penyesuaian volume.
Terdapat tiga fitur premium yang ditawarkan Huawei Watch GT 3 selain desain premium, yaitu latihan profesional bertenaga AI, masa pakai baterai yang lama, dan pemantauan kesehatan sepanjang hari yang akurat.
"Kesehatan menjadi salah satu fokus utama saat ini. Huawei Watch GT 3 memiliki fitur kesehatan dan kebugaran yang telah ditingkatkan," kata Patrick Ru, Country Head Huawei CBG Indonesia, dalam acara virtual Huawei Watch GT 3 Media Roundtable pada Jumat (29/10/2021).
Fitur-fitur tersebut mencakup Huawei TruSeen 5.0+ yang dapat memantau detak jantung lebih akurat, pemantauan saturasi oksigen (SpO2) yang lebih baik, hingga pengingat kebiasaan sehat seperti tidur, bernapas, dan minum.
Manajemen kesehatan lainnya juga dapat mendeteksi suhu tubuh, pemantauan stress, pemantauan tidur ilmiah, dan siklus menstruasi.
Baca Juga: Huawei Watch Fit Mini Rilis, Tampil Elegan dengan 96 Mode Latihan Olahraga
Mesi begitu, Patrick menegaskan perangkat ini bukanlah alat medis, melainkan indikator kesehatan dan sebagai pemberi tanda jika ada kesalahan pada tubuh agar pengguna bisa langsung menghubungi ahli medis.
Didukung dengan HarmonyOS, Huawei Watch GT 3 juga memiliki beragam fitur kebugaran, salah satunya pelatih lari AI pribadi, di mana pengguna dapat merencanakan rute lari yang disesuaikan dan panduan suara real-time selama berlari.
Pengguna juga akan mendapatkan evaluasi kemampuan lari, mencakup data lari dan informasi dasar individu.
Tak hanya itu, Watch GT 3 juga memiliki fitur menarik lainnya seperti perekaman rute. Rute lari dapat direkam dan dibagikan kepada orang lain melalui aplikasi Huawei Health dan jam tangan ini juga memiliki fitur rute kembali, di mana pengguna dapat secara akurat dapat menemukan jalan kembali sesuai dengan trek rute yang tersimpan.
Terdapat 18 mode pelatihan profesional selain berlari, antara lain jalan kaki, panjat tebing, hiking, bersepeda, berenang di perairan terbuka, ski, snowboarding, hingga lompat tali.
Sayangnya, Huawei belum membocorkan berapa harga Watch GT 3. Harga resmi baru akan diinformasikan pada peluncuran Huawei Watch GT 3 pada 8 November mendatang, dengan masa pre-order dibuka pada 8-26 November 2021.
Berita Terkait
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi
-
Mobil Listrik Hasil Kerjasama Chery dan Huawei Terlihat Lakukan Uji Jalan di Indonesia
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin