Suara.com - Twitter mengumumkan fitur baru yang memungkinkan pengguna bisa merekam percakapan mereka di Spaces, platform audio sosial pesaing Clubhouse. Rekaman ini juga bisa dibagikan ke pengguna lain.
Fitur bernama Spaces Recording ini masih terbatas untuk sebagian pengguna iOS. Namun Twitter menyebut fitur akan tersedia untuk semua pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
Twitter mengatakan, fitur rekam ini memungkinkan pengguna bisa menikmati percakapan di Spaces saat mereka melewatkannya. Host juga bisa membagikannya kembali di timeline agar didengar followers lain.
Meski demikian, agar percakapan di Spaces bisa direkam maka host perlu memberikan izin dan mengaktifkan fitur Record Space sebelum obrolan dimulai. Jika sudah diaktifkan, semua peserta bisa melihat ikon recording yang menandakan percakapan di Spaces sedang direkam host.
Setelah obrolan berakhir, host memiliki akses rekaman tersebut selama 30 hari. Rekaman ini bisa dibagikan lewat tweet di linimasa ataupun lewat share tautan.
Kemudian pendengar bisa memutar rekaman tersebut langsung dari timeline host. Mereka juga bisa membagikannya ke seluruh platform lewat share link.
Twitter mengatakan host dapat menghapus rekaman Spaces kapanpun. Tapi aplikasi masih bisa menyimpan file selama 30-120 hari untuk memeriksa apakah rekaman ini berisi konten kasar atau berbahaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan