Suara.com - Poco Indonesia mengungkap beda karakteristik pengguna smartphone Poco seri M, X, dan F. Klasifikasi ini ditentukan sesuai dengan model smartphone mereka yang rilis di tanah air.
Andi Renreng selaku Head of Marketing POCO Indonesia mengatakan, Poco lahir dan tumbuh dengan filosofi “Everything you need, nothing you don’t” dalam mengembangkan produk.
"Setiap produk yang dibawa, di dalamnya memiliki spesifikasi, performa, dan fitur yang menjawab kebutuhan Poco Fans," ujar Andi dalam rilis yang diterima, Selasa (2/11/2021).
Begitu pula tetap relevan dengan kebutuhan pengguna dan tren perkembangan teknologi, sehingga melahirkan antusiasme pasar yang sangat luar biasa.
Dari filosofi ini terbentuklah tiga kategori pengguna Poco Indonesia atau bisa disebut Geng M Series, Geng X Series, dan Geng F Series.
Ketiga geng tersebut dinamakan berdasarkan seri smartphone Poco yang telah beredar di Indonesia selama ini.
Andi memaparkan, Geng M Series merupakan para pengguna M series seperti Poco M3 dan Poco M3 Pro 5G.
Ponsel Poco seri M ditujukan untuk kelas entry-level karena harganya terjangkau.
Menurutnya, desain dan warna kekinian di tiap produk mencerminkan gaya para pengguna Poco M Series yang kebanyakan berusia muda.
Baca Juga: Poco M4 Pro 5G Diluncurkan pada 9 November
Ia menyimpulkan, kategori ini didominasi oleh orang-orang yang punya mimpi tinggi dan idealisme yang kuat.
"Selain itu, mereka selalu ingin tampil beda, tetapi mencari jati dirinya. FOMO atau fear of missing out, tidak mau tertinggal dari tren, tetapi mereka sangat memerhatikan harga produk yang ingin mereka gunakan," tutur Andi.
Kategori kedua adalah Geng X Series yang menggunakan smartphone seperti Poco X3 Pro atau Poco X3 GT.
Segmen ini menjadi kategori pengguna yang ekspresif, yaitu selalu menyuarakan keinginan mereka terhadap teknologi smartphone tercanggih untuk memenuhi kebutuhan hobi gaming mereka.
"Sifat pengguna Poco X series cenderung percaya diri dan ingin selalu tampil beda agar dilihat teman sebaya ataupun anggota komunitasnya," ujar Andi.
Menurutnya, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang baru meniti karir dan haus akan tantangan-tantangan baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation