Suara.com - India akan melarang penggunaan cryptocurrency (mata uang kripto) untuk pembayaran dan berencana mengatur perdagangan kripto sebagai aset.
Menurut laporan yang muncul di Economic Times, negara tersebut akan menghentikan penggunaan Bitcoin atau Ethereum untuk pembayaran.
Namun, mereka masih bisa dimiliki sebagai aset seperti saham, emas atau obligasi.
Pemerintah Modi juga dilaporkan akan melarang iklan dari perusahaan kripto yang mendorong orang untuk berinvestasi.
Hal ini dibahas dalam pertemuan dengan perwakilan industri kripto beberapa waktu lalu untuk membahas masa depan kripto di negara tersebut.
Ini terjadi pada saat India perlahan membuka gagasan untuk menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran yang sah.
Pada Agustus, Unocoin, situs perdagangan bitcoin, mengizinkan penggunanya untuk membeli voucher dari lebih dari 90 merek berbeda menggunakan Bitcoin, memungkinkan orang membeli apa saja mulai dari pizza Domino hingga es krim dari Baskin Robbins.
Saat ini, tidak ada peraturan atau larangan cryptocurrency di negara ini, sebagaimana melansir laman Metro.uk, Jumat (19/11/2021).
Komunitas kripto telah berulang kali meminta otoritas India untuk diklasifikasikan sebagai aset, daripada sebagai mata uang dan pemerintah tampaknya mendengarkan.
Baca Juga: Pengamat Prediksi Harga Bitcoin Capai 100 Ribu Dolar AS Dalam Waktu Dekat
Kemungkinan akan diberlakukan untuk mengatur cryptocurrency dengan Securities and Exchange Board of India (Sebi) sebagai regulator yang ditunjuk.
Baru hari ini, Perdana Menteri India Narendra Modi secara terbuka berbicara tentang kripto untuk pertama kalinya, di forum yang diselenggarakan oleh Australian Strategic Policy Institute.
“Penting bagi semua negara demokratis untuk bekerja sama dalam hal ini dan memastikannya tidak jatuh ke tangan yang salah, yang dapat merusak generasi muda kita,” kata Modi.
Pemerintah India sedang mencari untuk memperkenalkan RUU tersebut dalam sesi musim dingin mendatang di Parlemen.
Sementara undang-undang yang akan datang akan menempatkan kunci dalam pekerjaan untuk adopsi konsumen kripto di India, RUU tersebut merupakan peningkatan dari rencana awal untuk sepenuhnya melarang kripto di negara tersebut.
Sebagian besar pemerintah sementara melarang aset kripto pribadi masih terbuka untuk mempromosikan blockchain, teknologi basis data aman yang merupakan tulang punggung mata uang virtual tetapi juga sistem yang menurut para ahli dapat merevolusi transaksi internasional.
Berita Terkait
-
Mengenal Mata Uang Kripto: Keamanan, Mekanisme, dan Insentif yang Didapatkan
-
Aset Kripto Sebagai Komoditas yang Silah Sah Diperjualbelikan Menurut MUI
-
Ikut Investasi Kekinian, Tim Cook Akui Simpan Aset Kripto
-
Ini Tiga Keuntungan Investasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap
-
Kripto Shiba Inu Kembali Curi Perhatian, Investor Misterius Beli Rp14 Miliar
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!
-
Shopee Big Ramadan Sale 9 Maret 2026: Diskon 50%, Gratis Ongkir, hingga iPhone Rp1
-
XL PRIORITAS Bundling Xiaomi 17 Series, Internet Unlimited 1 Tahun Mulai Rp50 Ribu
-
Lenovo Aura Edition: Laptop AI untuk Kerja Lebih Cepat dan Kreatif, Ini Tips Maksimalkan Fiturnya
-
Spek Serba Premium, Harga Oppo Find N6 Diprediksi Bakal Lebih Mahal
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
-
Terpopuler: 9 HP Xiaomi Termurah Maret 2026, Nubia Neo 5 GT Siap Masuk Indonesia
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 7 Maret 2026: Klaim SG Gurun, Peluang THR 6 M, dan XM8
-
Daftar Harga HP Infinix Terbaru Maret 2026, dari Rp 999 Ribu hingga Rp 6 Jutaan
-
Trailer Kena: Bridge of Spirits Beredar, Siap Rilis di Nintendo Switch 2