Suara.com - YouTube merayakan komunitas kreator video platformnya melalui beragam program, seiring dengan pertumbuhan pengguna dan kreator di Indonesia.
Menurut data YouTube, waktu tonton video terkait pengetahuan, yang mencakup topik-topik seperti sains, humaniora, bisnis, dan hukum, di Indonesia dalam satu tahun terakhir hingga Juni 2020 tumbuh lebih dari 80 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Yang lebih menginspirasi adalah melihat bagaimana kreator konten di seluruh negeri membawa YouTube sebagai platform untuk komunitas orang - orang dengan minat dan passion yang sama, juga 'pembelajar seumur hidup' berkumpul," kata Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan, dalam jumpa pers daring, Rabu (24/11/2021).
Ia melanjutkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung komunitas kreator konten untuk berkembang, menemukan komunitas, mendobrak hambatan dan membuka peluang diri mereka melalui berbagai inisiatif yang dapat mendukung perkembangannya.
"Sehingga, mereka dapat melanjutkan untuk meningkatkan keterampilan diri di samping pertumbuhan kanal YouTube mereka. Beberapa inisiatif yang kembali tahun ini antara lain YouTube Next Up dan Akademi Edukreator," imbuhnya.
YouTube NextUp adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan pada tahun 2017 dan didedikasikan untuk membina kreator konten baru untuk mempercepat pertumbuhan kanal. Dari inisiatif ini, telah terpilih 12 kreator dari berbagai kategori entri yang melampaui batas bahasa, wilayah, atau genre konten, di seluruh Indonesia.
Masing-masing menerima kit produksi dengan nilai sebesar Rp14,5 juta untuk membantu meningkatkan kanal mereka, juga telah menghadiri kamp virtual selama 3 minggu yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan kanal mereka, dan menghadirkan kreator dan praktisi top Indonesia untuk berbagi wawasan, khususnya pada produksi video dan pengembangan strategi konten.
Lebih lanjut, minggu ini juga menandai pertama kalinya “YouTube Week” dibuka untuk umum. Tiga hari dengan lebih dari 12 workshop dari tim pakar YouTube yang berfokus pada cara meningkatkan pertumbuhan kanal.
Selain itu, bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Kok Bisa dan YouTube Learning akan mengadakan live streaming penganugerahan Akademi Edukreator bertajuk “Pesta Penghargaan Akademi Edukreator 2021”.
Baca Juga: Penggunaan Media Sosial Meningkatkan Kesepian Emosional
Acara ini untuk merayakan para guru, pelajar, dan profesional yang telah mengikuti lebih dari sepuluh kelas Akademi Edukreator yang berfokus pada konten vokasi, akademisi, edutainment, dan pendidikan kesehatan masyarakat. Siaran langsungnya akan ditayangkan di kanal Kok Bisa dan Kemendikbud RI pada Sabtu (27/11) pukul 19:00-19:35 WIB.
"Komunitas adalah inti dari apa yang kami lakukan di YouTube. Antusiasme, energi, dan rasa kebersamaan di antara para kreator konten YouTube di Indonesia benar-benar menginspirasi," kata Felicia.
"Kami ingin terus mendukung dan memberdayakan para kreator dan seniman ini. Bersama kita dapat terus berkreasi dan menghasilkan konten yang tidak hanya memajukan bangsa tapi juga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia," tutupnya. [Antara]
Berita Terkait
-
YouTube Diberi Waktu 3 Hari soal Kasus Bigmo, Komdigi Ancam Denda hingga Pemutusan Akses
-
YouTube Kena Semprot Komdigi, Imbas YouTuber Bigmo Libatkan Anak Kecil Promosi Vape
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis