Suara.com - Produsen perabot rumah tangga, IKEA dilaporkan tengah menghadapi serangan siber dari hacker.
Peretas diketahui menyusup ke server email IKEA dan menargetkan karyawan dengan serangan phising.
Cara kerjanya, hacker mencuri email resmi milik IKEA dan menyebarkan serangannya dengan link berisi dokumen berbahaya.
Disebut berbahaya lantaran dokumen itu berisi malware yang menyusup ke perangkat penerima email.
Dikarenakan email yang dikirim berasal dari server legal IKEA, maka penerima pesan bisa tertipu dan membuka dokumen tersebut.
Padahal, email itu berasal dari hacker yang membobol server IKEA.
IKEA sendiri telah memperingatkan para karyawan untuk waspada dari serangan cyber phising yang menargetkan mereka.
Email peringatan ini juga dikirim ke organisasi dan mitra bisnis IKEA lainnya.
"Ada serangan siber yang menargetkan Inter inbox email IKEA. Organisasi, pemasok, dan mitra bisnis IKEA lainnya juga telah disusupi oleh pelaku yang sama dan menyebarkan email jahat ke orang-orang di Inter IKEA," kata email internal tersebut, dikutip dari Bleeping Computer, Minggu (28/11/2021).
Baca Juga: Telkomsel Luncurkan IoT Sphere sebagai Solusi Keamanan Digital
IKEA turut memperingatkan bahwa serangan siber ini bisa datang dari email milik rekan kerja, organisasi eksternal di luar perusahaan, atau sebagai reply percakapan yang sudah dilakukan sebelumnya.
"Oleh karenanya, itu sulit untuk dideteksi. Kami meminta anda untuk ekstra hati-hati," tambah IKEA lewat email internalnya.
Tim IT IKEA juga memperingatkan karyawan bahwa email palsu tersebut memiliki contoh seperti email balasan dengan tautan tujuh digit di bagian akhir.
Karyawan juga diminta untuk tidak membuka email dari siapapun dan segera melaporkannya ke divisi IT IKEA.
Berita Terkait
-
Data Pribadi Warga yang Bocor di Internet Bisa Digunakan Teroris
-
5 Skenario Serangan Siber dan Cara Samsung Lindungi Smartphone-mu
-
Data-data Polisi Berceceran di Internet, RUU PDP Tak Kunjung Jelas
-
Komisi I DPR: Mayoritas Pihak Ingin Otoritas PDP Independen
-
Elsam: BSSN dan Kominfo Harus Segera Investigasi Kebocoran Data-data Polri
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kebiasaan Duduk Berjam-jam Bisa Ganggu Fungsi Otak
-
Wamensos Yakinkan Siswa Sekolah Rakyat Bisa Sukses Meski Berasal dari Keluarga Miskin
-
Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
-
Berapa Kali Spanyol Juara Piala Dunia? Ini Statistik dan Rekor Sejarahnya
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
IHSG Terus Melesat, Pagi Ini Tembus Level 6.200
-
Bukan Lionel Messi atau Mbappe, Rodri Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
-
Masa Bayi adalah Periode Emas, Begini Cara Mendukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
-
Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya
-
Argentina Mati Kutu! Scaloni Akui Spanyol Pantas Juara Piala Dunia 2026