Suara.com - Seorang petinggi Sony dipecat pada akhir pekan kemarin setelah ia tertangkap kamera para pembuat konten anti paedofilia. Video itu ditayangkan di channel Youtube People vs Preds pada 3 Desember lalu.
George Cacioppo, demikian diwartakan CNet, Minggu (5/12/2021) tertangkap kamera kala sedang ingin bertemu seorang bocah lelaki berusia 15 tahun.
Cacioppo menjabat sebagai wakil presiden bidang engineering Sony selama delapan tahun terakhir. Ia juga terlibat dalam pengembangan PlayStation Store. Ia dipecat Sony pekan lalu setelah muncul dalam video tersebut.
"Kami mengetahui situasi ini dan karyawan yang dimaksud telah dipecat," terang Sony dalam pernyataan resminya, Minggu.
Cacioppo sendiri belum memberikan komentar atau tanggapan atas peristiwa itu.
Dalam video yang diunggah di Youtube, terlihat seorang kameramen berjalan menuju sebuah rumah. Di depan rumah tersebut Cacioppo berdiri, seperti sedang menunggu.
Sang kameramen lalu bertanya kepada Cacioppo, apa yang dia inginkan dalam pertemuan itu. Tetapi Cacioppo lalu masuk ke dalam rumah, menutup pintu, dan tak memberikan jawaban. Kameramen kemudian berteriak-teriak di luar rumah dan mengancam akan memanggil polisi.
Dari sebuah tautan Google Drive yang disematkan pada video Youtube tersebut, diketahui bahwa Cacioppo tampaknya dijebak lewat aplikasi kencan Grindr yang lazim digunakan oleh komunitas homoseksual, biseksual, trans, dan queer.
Lawan bicara Cacioppo mengaku bahwa ia berusia 15 tahun. Sementara Cacioppo mengaku sebagai Jeff. Ia kemudian memberikan alamat rumahnya kepada teman kencan yang mengaku berusia 15 tahun tersebut dan bermaksud untuk berhubungan seksual.
Baca Juga: Rekam Cuplikan Tayangan Film di Bioskop, Pemilik Akun Disentil Sony Pictures
Belum diketahui apakah kasus ini kemudian ditindaklanjuti dengan proses hukum atau tidak.
Berita Terkait
-
Update Harga PS5 2026, Naik Imbas Krisis RAM Global
-
Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta
-
iPhone Terbaru 2027 Diprediksi Usung Sensor Sony 200 MP, Pakai Teknologi Anyar
-
Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
26 Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Peluang Emas Dapat Scar Shadow Weapon Royale
-
28 Kode Redeem FC Mobile 3 April 2026: Temukan Telur Paskah Berhadiah Permata dan Draft Gratis
-
Penemuan Canggih Ilmuwan China: Ubah Karbondioksida Jadi BBM Mirip Bensin
-
Call Of Duty: Black Ops 7 Jadi Game Gratis Waktu Terbatas, Hadirkan Banyak Peta
-
iQOO 15 Apex Edition Resmi Debut: Tampil Menawan dengan Desain Holografik, Mewah bak Marmer!
-
Motorola Edge 70 Fusion Bersiap ke Indonesia, Bakal Tantang POCO X8 Pro
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 3 April 2026: Klaim Scythe, Skin Angelic, dan Diamond
-
PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting