- Polda Metro Jaya sedang menyelidiki dugaan jaringan eksploitasi anak oleh warga negara asing asal Jepang di Blok M.
- Dugaan ini mencuat setelah unggahan media sosial X membahas praktik prostitusi anak di Indonesia sejak tahun 2025.
- Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus tersebut melalui layanan telepon 110 atau langsung kepada penyidik.
Suara.com - Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan eksploitasi anak di wilayah Blok M, Jakarta Selatan. Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya informasi mengenai jaringan pedofilia yang disinyalir melibatkan warga negara asing (WNA) asal Jepang.
“Isu yang beredar ada warga negara asing yang mengeksploitasi anak di satu wilayah, Direktorat Siber dan PPA-PPO sedang mendalami kejadian tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, di Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).
Ia menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang terhadap praktik eksploitasi anak.
“Kita tidak akan memberikan ruang tentang eksploitasi anak,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat ikut membantu pihak kepolisian dalam mengungkap dugaan tersebut.
Budi mengatakan masyarakat dapat melaporkan informasi terkait peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian atau melalui layanan telepon yang telah disediakan.
“Jika ada masyarakat yang memiliki informasi yang penting tentang fakta dan kejadian tersebut bisa melaporkan melalui 110 atau penyidik,” tandasnya.
Media sosial X sebelumnya dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang melibatkan sejumlah WNA asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Kasus tersebut mencuat setelah beredarnya tangkapan layar unggahan berbahasa Jepang yang diduga membahas praktik prostitusi anak di Indonesia secara terbuka di media sosial.
Baca Juga: Grup Neraka Piala Asia 2027: Ini Rekor Tanding Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand
Informasi mengenai dugaan jaringan tersebut pertama kali ramai dibicarakan setelah akun X @bnfi_id mengaku menerima laporan terkait dugaan prostitusi anak dari akun @hunter_tnok.
Akun tersebut memperlihatkan sejumlah cuitan yang diduga dibuat oleh WNA Jepang dalam rentang waktu 2025 hingga 2026.
Cuitan berbahasa Jepang itu disinyalir berisi percakapan mengenai praktik prostitusi anak di Indonesia, lengkap dengan informasi lokasi, pengalaman, hingga dugaan dokumentasi korban.
Berita Terkait
-
Grup Neraka Piala Asia 2027: Ini Rekor Tanding Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand
-
Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027
-
Piala Asia 2027: Tak Gentar Hadapi Jepang, John Herdman Bidik Target Besar
-
Rilis di Netflix, Straight to Hell Kuak Sisi Lain Peramal Terkenal Sedunia
-
Gunakan Kartu Kredit BRI, Raih Kesempatan Liburan Mewah Gratis ke Jepang!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan